Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Preview Final Roma Open 2026: Jannik Sinner Bidik Golden Masters, Casper Ruud Datang dengan Misi Balas Dendam

Rury Anjas Andita • Minggu, 17 Mei 2026 | 08:58 WIB
Jannik Sinner memburu Golden Masters di final Roma 2026 kontra Casper Ruud yang siap menghentikan dominasi petenis Italia itu. (atptour.com)
Jannik Sinner memburu Golden Masters di final Roma 2026 kontra Casper Ruud yang siap menghentikan dominasi petenis Italia itu. (atptour.com)

LombokPost – Jannik Sinner tinggal selangkah lagi mengukir sejarah besar di ATP Tour. Petenis nomor satu dunia itu akan memburu gelar Golden Masters saat menghadapi Casper Ruud di final Internazionali BNL d’Italia 2026, Minggu (17/5) pukul 23.00 WITA.

Bermain di Campo Centrale, Sinner berpeluang menjadi pemain kedua sepanjang sejarah yang mampu memenangkan seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000 setelah Novak Djokovic.

Final ini juga terasa spesial karena berlangsung di depan publik Italia. Jika berhasil juara, Sinner akan menjadi petenis Italia pertama yang memenangkan Roma sejak Adriano Panatta pada 1976.

Baca Juga: Jannik Sinner Pecahkan Rekor Novak Djokovic di Roma, Rentetan 32 Kemenangan Masters 1000 Bikin Dunia Tenis Geger

Performa Jannik Sinner dalam enam bulan terakhir benar-benar mengerikan. Petenis 24 tahun itu datang ke final dengan catatan 33 kemenangan beruntun di level ATP Masters 1000.

Sepanjang periode tersebut, Sinner sukses menjuarai Paris, Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, dan Madrid. Ia bahkan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan lima turnamen Masters 1000 secara beruntun.

Dominasi itu membuat Sinner kini memecahkan rekor Novak Djokovic untuk kemenangan beruntun terpanjang di ATP Masters 1000.

Baca Juga: Iga Swiatek Bangkit di Roma! Jessica Pegula Dibantai, Kemenangan Pertama atas Top 10 Langsung Antar ke Semifinal

“Saya senang bisa berada di final turnamen spesial ini. Bermain di Roma selalu berarti besar bagi saya dan masyarakat Italia,” ujar Sinner.

Menariknya, Sinner juga punya rekor sempurna melawan Ruud. Dari empat pertemuan sebelumnya, semuanya dimenangkan petenis Italia tersebut tanpa kehilangan satu set pun.

Bahkan pada perempat final Roma tahun lalu, Sinner menghancurkan Ruud dengan skor telak 6-0, 6-1.

Meski inferior secara head to head, Casper Ruud datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi. Petenis Norwegia itu tampil luar biasa sepanjang turnamen dan belum pernah kehilangan lebih dari empat game dalam satu set menuju final.

Di semifinal, Ruud menghancurkan Luciano Darderi hanya dengan skor 6-1, 6-1. Selain itu, Ruud mendapat keuntungan tambahan berupa waktu istirahat lebih panjang setelah semifinal Sinner melawan Daniil Medvedev sempat tertunda karena hujan dan baru selesai Sabtu siang.

“Saya harus mencoba melupakan semua rekor dan momentum yang dimiliki Sinner. Pada akhirnya dia tetap manusia,” kata Ruud.

Petenis 27 tahun itu juga menegaskan bakal meningkatkan level permainan jika ingin menghentikan dominasi Sinner.

Baca Juga: Marta Kostyuk Lulus Harvard Business School, Juara Madrid Open Kini Siap Tembus Roland Garros

“Melawan dia, Anda harus bermain dua atau tiga kali lebih baik dari biasanya,” lanjut Ruud.

Final Roma 2026 bukan sekadar perebutan trofi ATP Masters 1000 biasa. Sinner sedang memburu sejarah Golden Masters sekaligus gelar Masters 1000 ke-10 dalam kariernya.

Sementara Ruud ingin meraih gelar Roma pertamanya dan menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mampu menghentikan laju Sinner musim ini.

Editor : Rury Anjas Andita
#Internazionali BNL d'Italia #final Roma Open 2026 #Casper Ruud #ATP Masters 1000 #Jannik Sinner