LombokPost - Jannik Sinner mengalami kekalahan paling mengejutkan di Roland Garros 2026. Petenis nomor satu dunia itu tersingkir dramatis setelah kalah lima set dari Juan Manuel Cerundolo pada babak kedua, Kamis (28/5).
Jannik Sinner kalah dari Juan Manuel Cerundolo dengan skor 6-3, 6-2, 5-7, 1-6, 1-6 dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama di Lapangan Philippe-Chatrier.
Jannik Sinner sebenarnya nyaris mengunci kemenangan mudah. Petenis Italia itu bahkan sempat unggul 5-1 di set ketiga sebelum tiba-tiba mengalami masalah fisik dan kehilangan momentum pertandingan.
Baca Juga: Roland Garros 2026: Aryna Sabalenka Buka Turnamen dengan Kemenangan Meyakinkan
Kondisi Jannik Sinner mulai terlihat menurun akibat kram. Ia dua kali gagal menyelesaikan servis dan sempat meminta medical time out saat kedudukan 5-4 dan tertinggal 0/40 di set ketiga.
Sejak momen tersebut, permainan Jannik Sinner benar-benar runtuh. Juan Manuel Cerundolo memanfaatkan kondisi lawannya dan berhasil merebut 18 dari 20 game terakhir untuk menciptakan salah satu kejutan terbesar di tenis dunia musim ini.
“Dia pantas memenangkan pertandingan ini. Saya tidak tahu apa yang terjadi setelah itu, tetapi saya merasa kasihan kepadanya dan berharap dia segera pulih,” kata Juan Manuel Cerundolo seusai laga.
Baca Juga: Jannik Sinner Buka Roland Garros dengan Dominasi Total, Career Grand Slam Makin Dekat
Kekalahan ini membuat impian Jannik Sinner menyelesaikan Career Grand Slam kembali tertunda. Roland Garros menjadi satu-satunya turnamen Grand Slam yang belum pernah dimenangkan petenis nomor satu dunia tersebut.
Sebelum kalah di Roland Garros 2026, Jannik Sinner sedang berada dalam performa luar biasa. Ia mencatat rekor 30 kemenangan beruntun dan menyapu bersih lima gelar ATP Masters 1000 musim ini.
Jannik Sinner juga baru saja mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang memenangkan lima turnamen Masters 1000 secara beruntun.
Baca Juga: Debut Berat Janice Tjen di Roland Garros 2026, Langsung Ditantang Emma Navarro
Namun, cuaca panas Paris dan tekanan fisik pertandingan lima set akhirnya menjadi masalah besar bagi petenis berusia 24 tahun tersebut.
Meski dalam kondisi fisik terganggu, Jannik Sinner masih sempat menunjukkan kualitas pukulan baseline luar biasa. Beberapa forehand kerasnya tetap menghasilkan winner spektakuler.
Akan tetapi, keterbatasan pergerakan membuat Juan Manuel Cerundolo leluasa mengendalikan reli panjang. Petenis Argentina itu berkali-kali memaksa Jannik Sinner bergerak ke berbagai sisi lapangan dan sukses memanfaatkan drop shot dengan efektif.
Kekalahan ini juga menambah catatan pahit Jannik Sinner di Roland Garros. Tahun lalu, ia gagal juara setelah kehilangan tiga championship point melawan Carlos Alcaraz di final.
Baca Juga: Jannik Sinner Kejar Sejarah Besar di Roland Garros 2026, Bidik Rekor Eksklusif Nadal dan Djokovic
Kini, Roland Garros 2026 dipastikan menghadirkan peluang juara baru. Sebab, Jannik Sinner sudah tersingkir sementara Carlos Alcaraz masih dibayangi cedera pergelangan tangan.
Sinner dan Alcaraz sendiri sebelumnya mendominasi tenis dunia dengan memenangkan sembilan gelar Grand Slam terakhir secara bergantian.
Bagi Juan Manuel Cerundolo, kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya. Petenis ranking 56 dunia itu berhasil lolos ke babak ketiga Grand Slam untuk pertama kali.
Baca Juga: Selamat dari Pertarungan Gila di Roland Garros 2026, Elina Svitolina: “Salah Satu yang Tersulit”
Selanjutnya, Juan Manuel Cerundolo akan menghadapi Martin Landaluce atau Vit Kopriva di babak ketiga Roland Garros 2026.
Sementara itu, Jannik Sinner meninggalkan Paris dengan rekor 37 kemenangan dan tiga kekalahan sepanjang musim 2026.
Editor : Rury Anjas Andita