Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tak Ikut Turnamen Pemanasan, Jannik Sinner Tetap Pede Hadapi Wimbledon 2026

Rury Anjas Andita • Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:09 WIB
Jannik Sinner mengaku siap mempertahankan gelar Wimbledon 2026 meski tanpa turnamen pemanasan dan menegaskan tak ada formula ajaib.(Photo by AFP)
Jannik Sinner mengaku siap mempertahankan gelar Wimbledon 2026 meski tanpa turnamen pemanasan dan menegaskan tak ada formula ajaib.(Photo by AFP)

LombokPost – Jannik Sinner datang ke Wimbledon 2026 dengan status sebagai juara bertahan sekaligus petenis nomor satu dunia. Meski tidak mengikuti satu pun turnamen pemanasan di lapangan rumput, bintang asal Italia itu mengaku tetap percaya diri menghadapi tantangan mempertahankan gelarnya di All England Club.

Sinner menegaskan bahwa kesuksesan tidak lahir dari jalan pintas. Baginya, kebangkitan setelah kegagalan di Roland Garros merupakan hasil dari kerja keras dan proses panjang, bukan karena "formula ajaib".

"Tidak ada keajaiban di balik semua ini. Kami hanya berusaha melakukan yang terbaik setiap hari," ujar Sinner dalam konferensi pers menjelang Wimbledon.

Baca Juga: Jannik Sinner dan Novak Djokovic Latihan Bareng di Wimbledon, Isyarat Duel Besar Kembali Menghangat

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Sinner memilih langsung datang ke Wimbledon tanpa tampil di turnamen lapangan rumput level ATP. Keputusan tersebut diambil setelah menjalani periode latihan intensif bersama timnya usai tersingkir lebih cepat dari Roland Garros.

Menurut Sinner, absennya dari turnamen pemanasan justru membuat pikirannya lebih tenang.

"Kalau bermain di turnamen sebelum Wimbledon lalu hasilnya tidak bagus, Anda bisa datang dengan keraguan. Kalau tidak bermain sama sekali, Anda hanya fokus berlatih dan siap bertanding," katanya.

Baca Juga: Wimbledon 2026 Pecahkan Rekor, Total Hadiah Tembus Rp 1,4 Triliun, Juara Bawa Pulang Rp 80 Miliar

Ia mengingatkan bahwa musim lalu juga datang ke Wimbledon setelah tersingkir lebih awal di Halle, namun tetap mampu tampil luar biasa hingga mengangkat trofi.

Musim tanah liat Sinner sebenarnya berjalan sangat impresif. Ia menjuarai lima turnamen ATP Masters 1000 dan melengkapi Career Golden Masters setelah menjadi juara di Roma.

Namun perjalanan gemilang itu terhenti secara mengejutkan di Roland Garros ketika kalah dari Juan Manuel Cerundolo pada babak kedua. Saat itu Sinner mengaku kesulitan bermain dalam kondisi fisik yang tidak ideal. Kegagalan tersebut kemudian dijadikan bahan evaluasi bersama tim pelatih.

Baca Juga: Wimbledon 2026 Bertabur Bintang, Aryna Sabalenka hingga Iga Swiatek Siap Berebut Mahkota di All England Club

"Kami melakukan beberapa perubahan kecil. Tidak besar, tetapi saya selalu percaya bahwa detail-detail kecil bisa membuat perbedaan besar," ungkapnya.

Sinner menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan tidak akan langsung menghasilkan dampak instan. Baginya, perkembangan seorang atlet merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan kesabaran.

"Kami belum tentu melihat hasilnya langsung di Wimbledon. Ini adalah proses panjang. Tetapi saya sangat puas dengan pekerjaan yang kami lakukan selama dua setengah minggu terakhir," ujar petenis berusia 24 tahun itu.

Ia menambahkan bahwa sesi latihan berlangsung sangat intens dengan hari-hari panjang demi memastikan kondisi fisik dan mental kembali berada di level terbaik. "Saya merasa siap," tegasnya.

Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon dan Queen’s Club, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Penyebab

Perjalanan Sinner di Wimbledon 2026 akan dimulai pada Senin (29/6) di Centre Court, sesuai tradisi yang memberikan kehormatan kepada juara bertahan untuk membuka pertandingan. Lawan pertamanya adalah Miomir Kecmanovic.

Jika mampu mempertahankan gelar, Sinner akan mengoleksi gelar Grand Slam kelima dalam kariernya sekaligus memperkokoh posisinya sebagai petenis nomor satu dunia. Namun jalannya tidak akan mudah.

Hasil undian menempatkan Sinner di bagian bagan yang sama dengan Novak Djokovic. Artinya, duel dua bintang besar tenis dunia itu berpotensi kembali tersaji di babak semifinal, mengulang pertemuan mereka pada edisi sebelumnya.

Baca Juga: Ranking WTA Usai Roland Garros 2026: Maja Chwalinska Melonjak 93 Tingkat, Mirra Andreeva Tembus Top 6 Dunia

Dengan modal rekor 20 kemenangan dan hanya empat kekalahan sepanjang kariernya di Wimbledon, serta kepercayaan diri sebagai juara bertahan, Sinner kembali menjadi salah satu favorit utama untuk mengangkat trofi di All England Club tahun ini.

Editor : Rury Anjas Andita
#wimbledon 2026 #grand slam #Jannik Sinner #wimbledon #Petenis No 1 Dunia