LombokPost – Turnamen Wimbledon 2026 tidak hanya menghadirkan aksi para petenis terbaik dunia, tetapi juga momen spesial di tribun penonton. Legenda tenis Inggris Andy Murray kembali menginjakkan kaki di All England Club bersama Catherine, Putri Wales (Kate Middleton), Kamis (2/7), dan langsung mencuri perhatian publik.
Kehadiran Murray dan Kate Middleton menjadi salah satu sorotan di luar lapangan. Keduanya tampak menyaksikan pertandingan babak kedua antara petenis tuan rumah Katie Swan melawan unggulan asal Amerika Serikat Madison Keys di Lapangan No. 1.
Dalam kesempatan tersebut, Murray duduk berdampingan dengan Kate Middleton dan mantan petenis Inggris Anne Keothavong, yang kini aktif sebagai kapten tim nasional Britania Raya di ajang Billie Jean King Cup.
Murray Tetap Dekat dengan Wimbledon
Meski telah memutuskan pensiun dari tenis profesional pada 2024, Andy Murray tetap menjadi bagian penting dari atmosfer Wimbledon. Turnamen Grand Slam lapangan rumput itu menjadi tempat lahirnya berbagai pencapaian terbesar sepanjang kariernya.
Petenis asal Skotlandia tersebut mengakhiri penantian panjang publik Inggris dengan menjuarai Wimbledon 2013, sebelum kembali mengangkat trofi pada edisi 2016.
Tak hanya itu, Centre Court juga menjadi lokasi bersejarah ketika Murray merebut medali emas Olimpiade London 2012 setelah mengalahkan Roger Federer di partai final.
Baca Juga: Jannik Sinner Makin Panas di Wimbledon, Singkirkan Nuno Borges dan Pecahkan Rekor Bersejarah Italia
Karena sederet prestasi tersebut, setiap kemunculan Murray di Wimbledon selalu mendapat sambutan hangat dari para penonton.
Kate Middleton Jalankan Peran sebagai Pelindung All England Club
Sementara itu, Kate Middleton kembali menjalankan tugas resminya sebagai Patron of the All England Lawn Tennis Club, jabatan yang diembannya sejak 2016.
Sebagai pelindung turnamen Wimbledon, Putri Wales hampir selalu hadir pada momen-momen penting selama penyelenggaraan Grand Slam paling bergengsi di lapangan rumput tersebut.
Kehadirannya kali ini juga memperlihatkan dukungan terhadap para petenis Inggris yang masih berjuang di turnamen.
Fokus Membina Jack Draper
Selepas pensiun, Murray tidak benar-benar meninggalkan dunia tenis. Setelah sempat menjadi pelatih Novak Djokovic dalam periode singkat, legenda berusia 39 tahun itu kini fokus membantu petenis nomor satu Inggris, Jack Draper.
Murray mulai membimbing Draper sepanjang musim lapangan rumput tahun ini. Meski Draper akhirnya mundur sebelum Wimbledon dimulai karena masalah kebugaran, ia sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan mencapai semifinal Eastbourne.
Peran baru Murray sebagai mentor dinilai menjadi langkah penting dalam regenerasi tenis Inggris, sekaligus memperlihatkan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi olahraga yang telah membesarkan namanya.
Kehadiran Murray bersama Kate Middleton di Wimbledon pun menjadi simbol bahwa meski telah pensiun dari lapangan, pengaruh sang juara dua kali Wimbledon tetap begitu besar dalam dunia tenis Inggris.
Editor : Rury Anjas Andita