LombokPost – Juara bertahan Jannik Sinner terus menjaga peluang mempertahankan gelar Wimbledon 2026. Meski mengakui belum menampilkan permainan terbaiknya, petenis nomor satu dunia itu tetap sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar usai mengalahkan Jenson Brooksby dalam tiga set langsung.
Pada pertandingan babak ketiga yang berlangsung di Lapangan No. 1, Jumat (3/7), Sinner menang dengan skor 6-4, 6-3, 6-4 dalam waktu 2 jam 13 menit.
Di sisi lain, kejutan besar terjadi ketika unggulan utama Daniil Medvedev harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan Jan-Lennard Struff. Kekalahan itu sekaligus membuka jalur yang lebih ringan bagi Sinner menuju babak perempat final.
Sinner Menang Meski Belum Menemukan Permainan Terbaik Secara skor, kemenangan Sinner terlihat meyakinkan. Namun jalannya pertandingan tidak semudah yang dibayangkan.
Brooksby mampu memberikan tekanan sepanjang laga. Sinner bahkan melakukan 26 unforced error, lebih banyak dibandingkan lawannya yang mencatat 20 kesalahan sendiri.
Juara empat Grand Slam itu juga sempat kehilangan servis ketika mencoba menutup pertandingan pada kedudukan 5-3 di set ketiga.
Meski demikian, kualitas mental Sinner kembali menjadi pembeda. Saat pertandingan memasuki momen-momen krusial, petenis Italia tersebut mampu meningkatkan level permainannya dan memastikan kemenangan dalam tiga set.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Saya terus berusaha berkembang setiap hari. Hari ini ada sedikit peningkatan dan saya ingin terus menjadi lebih baik jika ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini," ujar Sinner.
Bidik Gelar Wimbledon Kedua Beruntun
Hasil ini membuat Sinner mencapai babak 16 besar Wimbledon untuk lima musim berturut-turut. Petenis berusia 24 tahun itu juga semakin dekat untuk mencatat sejarah sebagai petenis ke-10 di Era Terbuka yang mampu mempertahankan gelar Wimbledon.
Musim lalu, Sinner sukses bangkit dari kekecewaan di Roland Garros dengan menaklukkan Carlos Alcaraz pada final Wimbledon dan merebut trofi pertamanya di All England Club.
Kini, ia kembali berusaha mengulangi kisah tersebut setelah sebelumnya tersingkir lebih awal di Roland Garros 2026. Pada babak keempat, Sinner akan menghadapi petenis Jepang Shintaro Mochizuki, yang lolos dari pertandingan empat set melawan petenis muda Spanyol Rafael Jodar.
Medvedev Tersingkir, Struff Ciptakan Kejutan
Kejutan terbesar hari itu datang dari Jan-Lennard Struff. Petenis Jerman tersebut menumbangkan semifinalis Wimbledon dua kali, Daniil Medvedev, dengan skor 7-6(4), 7-6(5), 7-5.
Baca Juga: Jannik Sinner Makin Panas di Wimbledon, Singkirkan Nuno Borges dan Pecahkan Rekor Bersejarah Italia
Struff menunjukkan mental luar biasa setelah bangkit dari ketertinggalan 2-5 pada set ketiga sebelum menutup pertandingan dalam waktu hampir tiga jam.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbaik Struff di Wimbledon karena untuk pertama kalinya ia berhasil menembus babak 16 besar.
Sebaliknya, Medvedev kembali gagal berbicara banyak di turnamen Grand Slam. Mantan petenis nomor satu dunia itu kini tidak pernah melampaui babak keempat dalam tujuh penampilan Grand Slam terakhirnya.
Hurkacz dan Davidovich Fokina Ikut Lolos
Selain Sinner dan Struff, dua nama lain juga memastikan tiket ke babak keempat. Hubert Hurkacz menyingkirkan Tommy Paul melalui pertarungan empat set dengan skor 4-6, 7-6(5), 7-5, 6-2.
Sementara Alejandro Davidovich Fokina melanjutkan performa impresifnya setelah menaklukkan Marton Fucsovics dengan skor 7-6(3), 6-2, 6-3.
Dengan tersingkirnya Medvedev, persaingan di paro atas undian Wimbledon semakin terbuka. Namun, Sinner tetap menjadi favorit utama untuk melangkah hingga partai final sekaligus mempertahankan gelarnya di All England Club.
Editor : Rury Anjas Andita