LombokPost – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka sukses melewati salah satu ujian terberatnya di Wimbledon 2026. Menghadapi mantan juara Roland Garros Jelena Ostapenko, Sabalenka tampil solid untuk menang dua set langsung 6-4, 6-4 pada babak ketiga, Sabtu (4/7).
Kemenangan yang diraih dalam waktu 1 jam 32 menit itu sekaligus mengantar Sabalenka melangkah ke babak 16 besar atau pekan kedua Wimbledon untuk keempat kalinya sepanjang kariernya.
Meski menang dalam dua set, pertandingan berlangsung jauh dari mudah. Sabalenka bahkan sempat tertinggal 1-4 pada set kedua sebelum bangkit dengan merebut lima gim beruntun demi memastikan tiket ke babak berikutnya.
Hasil tersebut juga memperpanjang konsistensi luar biasa Sabalenka di turnamen Grand Slam. Sejak Wimbledon 2021, petenis Belarusia itu sudah mencapai pekan kedua dalam 15 Grand Slam beruntun yang diikutinya, dengan total 20 penampilan di babak 16 besar Grand Slam sepanjang karier.
Pada babak berikutnya, Sabalenka akan menghadapi mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka, yang menjadi unggulan ke-14. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel terbesar di babak keempat Wimbledon 2026.
Servis Jadi Pembeda
Pertemuan dua petenis dengan karakter permainan agresif tersebut berlangsung sesuai prediksi. Sabalenka dan Ostapenko sama-sama melancarkan serangan sejak awal pertandingan.
Total terdapat 46 winner yang tercipta sepanjang laga. Ostapenko bahkan menghasilkan 27 winner, lebih banyak dibanding Sabalenka yang mencatat 19 winner.
Namun, keunggulan Sabalenka terletak pada konsistensi dan kualitas servisnya di momen-momen krusial.
Unggulan pertama itu membukukan: 9 ace, berbanding 4 milik Ostapenko, memenangi 71 persen poin dari servis pertama, dan mengamankan 50 persen poin dari servis kedua. Sebaliknya, Ostapenko beberapa kali gagal memanfaatkan peluang saat berhasil menekan servis lawannya.
Sabalenka juga tampil lebih tenang dalam poin-poin penting. Dari 10 gim yang berlangsung ketat hingga deuce atau skor 30-30, Sabalenka mampu memenangkan tujuh di antaranya.
Pada gim terakhir, ketika skor sempat imbang 30-30, Sabalenka menutup pertandingan dengan dua servis keras yang gagal dikembalikan Ostapenko.
Rekor Pertemuan Menguntungkan Sabalenka
Lolos ke babak 16 besar membuat Sabalenka kembali bertemu Naomi Osaka. Pertandingan nanti menjadi pertemuan kelima kedua pemain di level WTA Tour sekaligus pertemuan keempat sepanjang musim 2026. Menariknya, seluruh duel mereka selalu terjadi pada babak keempat sebuah turnamen.
Osaka memang memenangkan pertemuan pertama mereka di US Open 2018. Namun setelah itu Sabalenka mengambil alih dominasi. Dalam tiga pertemuan terakhir di Indian Wells, Madrid, dan Roland Garros musim ini, Sabalenka selalu keluar sebagai pemenang dan hanya kehilangan satu set.
Sabalenka Waspadai Osaka
Meski memiliki rekor pertemuan lebih baik, Sabalenka menegaskan dirinya tidak akan menganggap enteng Osaka. Menurutnya, setiap pertandingan melawan petenis Jepang tersebut selalu berlangsung ketat karena Osaka mampu mengendalikan tekanan dengan sangat baik.
"Saya pikir setiap pertandingan melawannya selalu sulit. Ada beberapa momen penting di setiap set ketika saya harus benar-benar percaya dengan permainan sendiri dan terus memberikan tekanan," ujar Sabalenka.
Baca Juga: Jannik Sinner Makin Panas di Wimbledon, Singkirkan Nuno Borges dan Pecahkan Rekor Bersejarah Italia
"Dia selalu tampil lebih fokus ketika menghadapi saya. Dia tahu bagaimana mengatasi tekanan dan itu membuat pertandingan selalu berjalan sulit."
Sabalenka pun memastikan dirinya siap kembali bertarung demi mempertahankan peluang meraih gelar Wimbledon pertamanya.
"Saya siap turun ke lapangan dan bertarung," tegasnya.