LombokPost – Kejutan besar kembali mewarnai Wimbledon 2026. Mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka sukses menghentikan langkah unggulan pertama Aryna Sabalenka sekaligus mencetak sejarah dengan menembus perempat final Wimbledon untuk pertama kalinya dalam karier.
Bertanding pada babak 16 besar, Minggu (5/7) waktu setempat, Osaka tampil luar biasa untuk mengalahkan Sabalenka dengan skor 6-2, 7-6 (2) dalam waktu 1 jam 28 menit.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di Wimbledon tahun ini. Sebab, Osaka sebelumnya selalu kalah dalam tiga pertemuan melawan Sabalenka sepanjang musim 2026.
Lebih istimewa lagi, ini merupakan kemenangan pertama Osaka atas Sabalenka dalam delapan tahun terakhir, sejak keduanya bertemu di US Open 2018.
Osaka Akhiri Dominasi Sabalenka
Sejak awal pertandingan, Osaka langsung menunjukkan tekad besar untuk memutus tren buruknya melawan petenis nomor satu dunia itu.
Petenis Jepang tersebut bermain sangat agresif, menekan Sabalenka dengan pukulan-pukulan keras dari baseline dan tampil lebih konsisten pada momen-momen penting.
Baca Juga: Balas Dendam atau Kejutan Lagi? Iga Swiatek dan Alexandra Eala Bentrok di Babak Ketiga Wimbledon
Set pertama dikuasai Osaka dengan cukup nyaman. Ia berhasil mematahkan servis Sabalenka lebih awal sebelum menutup set dengan skor 6-2.
Sabalenka sempat memberikan perlawanan lebih sengit pada set kedua. Namun Osaka tetap tampil tenang hingga akhirnya mendominasi tiebreak dengan kemenangan 7-2 untuk memastikan tiket ke delapan besar.
Putus Rekor Delapan Tahun dan Hentikan Catatan Impresif Sabalenka
Keberhasilan Osaka bukan sekadar mengamankan tempat di perempat final Wimbledon. Ia juga berhasil mengakhiri dominasi Sabalenka dalam rekor pertemuan kedua pemain.
Sebelum laga ini, Sabalenka selalu keluar sebagai pemenang dalam tiga duel terakhir mereka di WTA Tour musim 2026. Selain itu, Osaka turut menghentikan salah satu rekor terbaik yang dimiliki Sabalenka di Grand Slam.
Petenis Belarusia tersebut sebelumnya selalu berhasil mencapai perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam beruntun yang diikutinya sejak US Open 2022. Rentetan impresif tersebut akhirnya terhenti di tangan Osaka.
Kekalahan Dua Set Pertama Sabalenka dalam Enam Tahun
Hasil di Wimbledon 2026 juga menjadi catatan yang jarang terjadi bagi Sabalenka. Ini merupakan kekalahan straight set pertama yang dialaminya di turnamen Grand Slam sejak US Open 2020.
Dalam beberapa musim terakhir, Sabalenka dikenal sebagai salah satu petenis paling konsisten di turnamen mayor dengan rutin mencapai fase-fase akhir. Namun kali ini, Osaka mampu mematahkan seluruh momentum tersebut melalui permainan agresif dan minim kesalahan.
Keberhasilan mencapai perempat final menjadi pencapaian terbaik Osaka sepanjang tampil di Wimbledon. Empat kali juara Grand Slam itu selama ini lebih identik dengan lapangan keras, tetapi kini menunjukkan bahwa dirinya juga mampu bersaing di lapangan rumput.
Editor : Rury Anjas Andita