Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Alexander Zverev ke Final Wimbledon Perdana, Akhiri Perjalanan Sensasional Arthur Fery

Rury Anjas Andita • Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:00 WIB
Alexander Zverev lolos ke final Wimbledon 2026 usai mengalahkan Arthur Fery dan kini berpeluang meraih gelar Grand Slam kedua beruntun. (Instagram Wimbledon)
Alexander Zverev lolos ke final Wimbledon 2026 usai mengalahkan Arthur Fery dan kini berpeluang meraih gelar Grand Slam kedua beruntun. (Instagram Wimbledon)

LombokPost – Alexander Zverev memastikan langkah bersejarah di Wimbledon 2026. Petenis asal Jerman itu sukses melaju ke final Wimbledon untuk pertama kalinya setelah menghentikan laju sensasional wildcard tuan rumah Arthur Fery dengan kemenangan meyakinkan 7-6(0), 6-2, 6-4 pada semifinal, Jumat (10/7) waktu setempat.

Keberhasilan Alexander Zverev menembus final Wimbledon 2026 semakin menegaskan kebangkitannya di level Grand Slam. Setelah akhirnya meraih gelar mayor pertamanya di Roland Garros bulan lalu, kini petenis berusia 29 tahun itu berpeluang mencatatkan sejarah dengan meraih dua gelar Grand Slam secara beruntun.

Bermain di hadapan publik Inggris yang memberikan dukungan penuh kepada Arthur Fery, Zverev tampil tenang sejak awal pertandingan. Meski sempat mendapat perlawanan sengit pada set pertama, pengalaman dan konsistensinya menjadi pembeda.

Baca Juga: Karolina Muchova Selamatkan Match Point, Singkirkan Coco Gauff dan Lolos ke Final Wimbledon

Set pembuka berlangsung ketat hingga tie-break. Namun di momen penentuan, Fery melakukan beberapa kesalahan sendiri, termasuk double fault, yang langsung dimanfaatkan Zverev untuk menyapu tie-break tanpa kehilangan satu poin.

Setelah unggul satu set, Alexander Zverev tampil semakin dominan. Servis keras dan pukulan groundstroke yang dalam membuat Fery kesulitan mengembangkan permainan. Zverev mengendalikan jalannya pertandingan pada set kedua dan ketiga sebelum memastikan kemenangan dalam waktu dua jam 14 menit.

"Sungguh luar biasa. Wimbledon selalu menjadi Grand Slam yang paling sulit bagi saya, dan sekarang saya berhasil mencapai final," ujar Zverev usai pertandingan.

Baca Juga: Jannik Sinner vs Novak Djokovic di Semifinal Wimbledon 2026, Duel Balas Dendam Penentu Tiket Final

Ia juga memberikan pujian kepada Arthur Fery yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen. "Arthur adalah pemain yang luar biasa. Saya yakin ini baru awal kariernya dan dia akan melakukan hal-hal besar di ATP Tour," kata petenis Jerman tersebut.

Cetak Sejarah untuk Jerman

Keberhasilan ini menjadikan Alexander Zverev sebagai petenis Jerman ketiga yang berhasil mencapai final Wimbledon di Era Terbuka setelah Boris Becker dan Michael Stich.

Catatan tersebut semakin istimewa karena sebelum edisi tahun ini, pencapaian terbaik Zverev di Wimbledon hanyalah babak keempat.

Sepanjang turnamen, ia hanya kehilangan dua set dalam enam pertandingan. Kemenangan atas Arthur Fery juga memperpanjang rekor kemenangan Zverev di Grand Slam menjadi 13 pertandingan beruntun.

Berkat hasil tersebut, Zverev dipastikan naik ke posisi No. 2 ATP Live Rankings, sekaligus kembali menempati dua besar dunia untuk pertama kalinya sejak Mei tahun lalu.

Berpeluang Raih Double Grand Slam

Di final, Alexander Zverev akan menghadapi juara bertahan Jannik Sinner atau pemilik tujuh gelar Wimbledon Novak Djokovic.

Baca Juga: Marta Kostyuk Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Tinggal Selangkah Lagi Bawa Ukraina ke Final Pertama

Jika berhasil menjadi juara Wimbledon, Zverev akan mencatat sejarah sebagai petenis ketujuh di Era Terbuka yang mampu memenangkan Roland Garros dan Wimbledon pada musim yang sama. Ia akan bergabung dengan daftar legenda tenis seperti Rod Laver, Bjorn Borg, Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic, dan Carlos Alcaraz.

Arthur Fery Tetap Jadi Kejutan Terbesar

Meski gagal melangkah ke final, perjalanan Arthur Fery tetap menjadi salah satu kisah terbesar di Wimbledon tahun ini.

Petenis Inggris berusia 23 tahun itu datang ke London hanya dengan enam kemenangan di level ATP Tour. Namun sebagai wildcard, ia sukses menyingkirkan Damir Dzumhur, Otto Virtanen, Zizou Bergs, Grigor Dimitrov hingga petenis Top 10 Flavio Cobolli sebelum akhirnya dihentikan Zverev.

Baca Juga: Karolina Muchova Hentikan Naomi Osaka, Cetak Sejarah dan Tantang Coco Gauff di Semifinal Wimbledon 2026

Fery menjadi petenis Inggris kelima di Era Terbuka yang mampu mencapai semifinal Wimbledon setelah Andy Murray, Roger Taylor, Tim Henman, dan Cameron Norrie.

Penampilannya juga mengangkat peringkat dunia secara drastis, dari posisi 114 menjadi peringkat 36 ATP Live, sekaligus menghadirkan hadiah uang sekitar 900 ribu pound sterling, jumlah yang melampaui total hadiah sepanjang karier profesionalnya sebelum Wimbledon 2026.

 

Editor : Rury Anjas Andita
#wimbledon 2026 #Final Wimbledon #alexander zverev #grand slam #Arthur fery