Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tanjung Aan Gak Ada Matinya, Pesona Pasir Merica Masih Jadi Primadona Mandalika

Lestari Dewi • Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:07 WIB
Ribuan pengunjung tumpah ruah menikmati liburan di pesisir Pantai Tanjung Aan, KEK Mandalika, Lombok Tengah.
Ribuan pengunjung tumpah ruah menikmati liburan di pesisir Pantai Tanjung Aan, KEK Mandalika, Lombok Tengah.

LombokPost - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tak hanya soal deru mesin motor balap di sirkuit.

Memasuki pekan kedua Januari 2026, arus wisatawan ke destinasi wisata pantai terpantau masih sangat tinggi di Lombok Tengah.

Salah satu yang menjadi primadona dan tak pernah sepi pengunjung adalah Pantai Tanjung Aan.

Pantai yang dikenal dengan keunikan butiran pasirnya yang menyerupai merica ini, masih menjadi lokasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menghabiskan waktu libur awal tahun.

Pantauan Lombok Post di lokasi, ratusan pelancong tampak memadati bibir pantai yang membentang sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut.

“Tanjung Aan ini paket lengkap. Airnya tenang, cocok untuk anak-anak berenang, dan yang paling unik ya pasirnya ini. Tidak ada di tempat lain,” ujar Rahmawati, salah satu pengunjung asal Desa Bunkate yang datang bersama keluarga besarnya.

Menurut Rahmawati, akses jalan yang semakin mulus pasca pembenahan infrastruktur pendukung MotoGP 2025 lalu membuat perjalanan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Tanjung Aan kini terasa sangat singkat, yakni hanya sekitar 25-30 menit.

Tak hanya menawarkan keindahan pantai, eksotisme Bukit Merese yang berada di sisi kanan pantai juga menjadi daya tarik yang tak terpisahkan.

Banyak wisatawan yang rela mendaki sedikit untuk mendapatkan spot foto instagramable dengan latar belakang gradasi air laut yang membiru.

“Banyak yang datang sore hari. Mereka mengejar momen matahari terbenam (sunset) dari atas Bukit Merese setelah siangnya puas bermain air di Tanjung Aan,” ungkap Ahmad Subadri, salah seorang pengelola jasa perahu wisata di lokasi.

Ahmad mengakui, tingkat kunjungan di awal tahun 2026 cukup ramai dibanding tahun lalu.

Hal ini berdampak positif pada geliat ekonomi warga lokal, mulai dari penyewaan papan surfing pemula, jasa perahu berkelilling laut, hingga kuliner di sepanjang pesisir.

Pantai Tanjung Aan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wajib kunjung di lingkar selatan Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Keasriannya yang tetap terjaga di tengah modernisasi kawasan Mandalika menjadi nilai tambah yang membuat wisatawan selalu rindu untuk kembali. 

Editor : Prihadi Zoldic
#Lombok Tengah #magnet #pasir merica #wisata #Mandalika #pantai tanjung aan #Primadona