Sejumlah klub raksasa Eropa, termasuk Manchester City dan Bayern Munich, dilaporkan telah bergabung dalam perburuan gelandang muda berbakat tersebut.
Manchester City dikabarkan telah memulai kontak awal untuk menjajaki kemungkinan transfer gelandang tim nasional Inggris tersebut pada jendela transfer Januari ini.
Ketertarikan City muncul setelah Anderson menunjukkan performa impresif secara konsisten di kompetisi Premier League dalam beberapa musim terakhir.
Melansir laporan dari Fichajes, raksasa Bundesliga, Bayern Munich, juga menaruh minat serius untuk mengamankan jasa pemain berusia 23 tahun tersebut guna memperkuat kedalaman lini tengah mereka pada bursa transfer musim panas mendatang.
Tantangan bagi Manchester United
Munculnya minat dari City dan Bayern menjadi tantangan besar bagi Manchester United. Klub berjuluk The Red Devils itu telah dikaitkan dengan Anderson sejak musim panas lalu, namun kini mereka harus menghadapi persaingan ketat dari para rival yang memiliki ambisi serupa.
Nottingham Forest dilaporkan mematok harga sang pemain di angka lebih dari 80 juta poundsterling (sekitar Rp 1,6 triliun). Anderson sebelumnya didatangkan Forest dari Newcastle United dengan nilai 41 juta poundsterling, sehingga Forest berpotensi meraup keuntungan dua kali lipat jika transfer ini terealisasi.
Saat ini, Anderson terikat kontrak di City Ground hingga Juni 2029. Durasi kontrak jangka panjang tersebut memberikan posisi tawar yang kuat bagi Nottingham Forest dalam negosiasi harga. Skenario yang paling memungkinkan adalah sang pemain tetap bertahan hingga akhir musim sebelum dilepas ke klub baru.
Bagi Manchester United, Anderson diproyeksikan sebagai elemen kunci untuk merevitalisasi lini tengah mereka, terutama di tengah ketidakpastian masa depan Casemiro, Kobbie Mainoo, dan Bruno Fernandes. Namun, United terlebih dahulu harus memastikan penunjukan manajer definitif untuk memimpin proyek transfer tersebut di masa depan.
Editor : Redaksi Lombok Post