Rashford, yang kini berusia 28 tahun, bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman pada musim panas lalu. Meski sempat menunjukkan performa impresif di awal masa peminjamannya, jebolan akademi Setan Merah tersebut mulai kesulitan mendapatkan menit bermain reguler sejak awal tahun 2026.
Dalam kesepakatan pinjaman tersebut, Barcelona sebenarnya memiliki opsi pembelian permanen senilai 26 juta poundsterling atau sekitar Rp 521 miliar. Namun, hingga saat ini pihak manajemen Blaugrana belum memberikan keputusan pasti terkait masa depan Rashford di Camp Nou.
Melansir laporan dari ESPN, Manchester United kini bersikap lebih fleksibel mengenai destinasi Rashford berikutnya. Penolakan United untuk menurunkan harga jual menjadi alasan utama mengapa klub kini mempertimbangkan tawaran dari rival domestik di Liga Inggris.
"Menurut ESPN, Manchester United kini terbuka untuk menjual Rashford ke rival Liga Primer karena mereka menolak untuk menurunkan harga yang mereka minta," tulis laporan tersebut mengenai sikap tegas manajemen United.
Barcelona dilaporkan sempat mencoba melakukan pendekatan kepada Manchester United untuk menegosiasikan ulang nilai opsi pembelian agar lebih terjangkau. Namun, permintaan klub asal Catalan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak Old Trafford.
Kegagalan negosiasi ini memperkuat sinyal bahwa Rashford kemungkinan besar tidak akan melanjutkan kariernya di Spanyol musim depan. Kondisi ini pun memicu spekulasi mengenai klub mana di Premier League yang bersedia menebus banderol harga yang ditetapkan United.
Kembalinya Rashford ke kompetisi Inggris tentu akan menjadi salah satu drama transfer yang menarik perhatian, mengingat statusnya sebagai salah satu ikon klub selama satu dekade terakhir. Kini, keputusan berada di tangan Rashford dan klub peminat untuk merealisasikan kepindahan besar di bursa transfer musim panas mendatang.
Editor : Redaksi Lombok Post