Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Bima Usulkan Tiga Desa Jadi Kampung Nelayan, Menteri KKP Beri Lampu Hijau

M Islamuddin • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:18 WIB
Bupati Bima Ady Mahyudi berfoto bersama dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (10/2).
Bupati Bima Ady Mahyudi berfoto bersama dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (10/2).

LombokPost-Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mendukung usulan Pemkab Bima terkait pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Dukungan itu disampaikan saat Bupati Bima Ady Mahyudi melakukan audiensi di Kantor KKP RI, Selasa (10/2).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ady Mahyudi memaparkan sejumlah usulan program prioritas sektor kelautan dan perikanan, termasuk pengembangan KNMP di tiga desa pesisir yang dinilai memenuhi kriteria teknis.

"Kami mengusulkan tiga desa pesisir dengan jumlah nelayan dan armada penangkapan terbesar," katanya.

Adapun tiga desa yang diusulkan, yakni Desa Kore di Kecamatan Sanggar, Desa Lamere di Kecamatan Sape, dan Desa Karumbu di Kecamatan Langgudu. "Ketiganya memenuhi kriteria sesuai petunjuk teknis program Kampung Nelayan Merah Putih," jelas dia.

KNMP merupakan program prioritas nasional yang mengintegrasikan sarana dan prasarana kelautan dan perikanan dari hulu ke hilir. Program ini mencakup fasilitas penangkapan ikan, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan dalam satu kawasan desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan.

Menurut Ady, Menteri KKP merespons positif usulan tersebut dan bahkan membuka peluang pengajuan desa penyangga dari lokasi KNMP induk.

Selain KNMP, Pemkab Bima juga mengusulkan pembangunan dermaga apung di Desa Bajo Pulo, Kecamatan Sape. Dermaga itu direncanakan dibangun di tiga titik, yakni Dusun Bajo Barat, Bajo Tengah, dan Pasir Putih.

"Kami juga menyampaikan sejumlah program prioritas lain di sektor kelautan dan perikanan yang sangat dibutuhkan masyarakat pesisir," tambahnya.

Kabupaten Bima memiliki 18 kecamatan, dengan 12 kecamatan dan 64 desa, di antaranya merupakan wilayah pesisir. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan peningkatan sarana produksi, pengolahan, serta pemasaran hasil perikanan menjadi sangat mendesak.

Ady berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian KKP dapat segera direalisasikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi nelayan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Bima.

"Kami berharap program Kampung Nelayan Merah Putih ini bisa direalisasikan di desa-desa pesisir yang telah kami usulkan," pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#kampung nelayan #Ady Mahyudi #Kampung Nelayan Merah Putih #Bima #menteri kkp #Bupati Bima