Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Perang Nuklir! Ini Penjelasan Alquran Soal Kiamat Sebenarnya

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 19 Juli 2025 | 13:53 WIB

Ilustrasi kiamat bumi
Ilustrasi kiamat bumi

LombokPost – Kekhawatiran akan kiamat akibat perang nuklir global kerap menghantui benak umat manusia, terlebih di tengah meningkatnya eskalasi militer antarnegara pemilik senjata pemusnah massal.

Namun menurut Agus Mustofa, seorang ilmuwan nuklir Indonesia dan cendekiawan muslim, perang nuklir tidak akan menyebabkan kiamat planet bumi.

“Tetapi pertanyaan berikutnya adalah apakah ini bisa menyebabkan kiamat dari planet bumi ini? Maka berbagai prediksi memberikan gambaran dan kesimpulan perhitungan bahwa meskipun perang nuklir terjadi secara terbuka dari berbagai negara, efeknya tidak akan sampai menjadikan kiamatnya planet bumi," katanya. 

 

Perang Nuklir Bukan Akhir Bumi, Tapi Akhir Peradaban Modern

Agus Mustofa menegaskan, dampak paling serius dari perang nuklir skala besar adalah kehancuran peradaban modern, bukan musnahnya bumi secara fisik.

“Maksimal adalah kiamatnya peradaban di muka bumi, tetapi masih akan menyisakan peradaban itu dalam bentuk yang sangat terbelakang," ucapnya. 

Ia menjelaskan kerusakan yang terjadi akan meliputi infrastruktur, fasilitas teknologi, dan sistem modern, sehingga umat manusia harus memulai lagi dari nol.

“Peradaban di muka bumi akan kembali mundur beberapa abad sebelumnya, sebelum majunya teknologi yang seperti sekarang," urainya.

Kiamat Versi Alquran Jauh Lebih Dahsyat

Lebih lanjut, Agus Mustofa menjelaskan, konsep kiamat dalam Islam sebagaimana tertulis dalam Alquran menggambarkan kehancuran yang jauh lebih hebat dibanding perang nuklir.

“Tidak akan menyebabkan kiamat bumi itu, dikarenakan dalam rujukan atau informasi-informasi dari Alquran, kiamat yang digambarkan oleh kitab suci Alquran Al-Karim lebih dahsyat lagi dibandingkan perang nuklir itu," ucapnya. 

Ia mencontohkan Surat Az-Zalzalah ayat 1–3:

"Ida zulzilatil ardu zilzalaha, wa akhrajatil ardu afqolaha, wa qalal insanu malaha."

Artinya: Apabila bumi ini berguncang sedemikian dahsyatnya, dan bumi mengeluarkan segala isi perutnya… manusia hanya bisa berkata, ada apa ini dengan bumi kita ini.

Agus Mustofa menjelaskan, kiamat yang dijelaskan dalam ayat ini mencakup guncangan hebat, letusan gunung, dan keluarnya isi bumi secara masif — skenario yang tidak sebanding dengan ledakan nuklir.

Selain itu, ia mengutip Surat Al-Qari’ah ayat 1–5, yang menggambarkan situasi kiamat dengan lebih apokaliptik:

"Al-Qari'ah. Mal-Qari'ah. Wa ma adraka mal-qari'ah. Yauma yakunun nasu kal-faroshil mabstuts. Wa takunul jibal kal-ihnil manfush."

“Pada hari itu manusia terhambur ke angkasa seperti serangga. Dan bahkan gunung-gunung itu juga hancur, dihambur-hamburkan oleh kejadian pada hari kiamat.”

Sementara dalam Surat Al-Infithar ayat 1–3, kiamat digambarkan dengan atmosfer yang terbelah dan lautan yang meledak:

"Idas samaa’un fatarat, wa idal kawakibun tatsarat, wa idal biharu fujjirat."

“Apabila langit atmosfer terbelah-belah... dan ketika jatuh ke lautan, akan menjadikan lautan itu meluap-luap, memunculkan tsunami.”

Penyebab Kiamat Menurut Alquran: Benda Langit, Bukan Senjata Manusia

Dari semua ayat tersebut, Agus Mustofa menyimpulkan kiamat bukan disebabkan oleh perang antar manusia, tapi oleh gangguan kosmis yang sangat dahsyat.

“Kondisi kiamat itu bukan dikarenakan perang nuklir, tetapi dimungkinkan karena jatuhnya benda-benda langit dari luar angkasa masuk ke planet bumi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, skenario ini akan memunculkan kehancuran total, tak hanya terhadap peradaban, tapi juga wilayah-wilayah geografis bumi secara menyeluruh.

Kapan Kiamat Akan Terjadi? Ini Jawaban Alquran

Mengenai waktu terjadinya kiamat, Agus Mustofa menegaskan tidak ada satu pun makhluk yang mengetahuinya, mengutip Surat Al-A’raf ayat 187:

"Yas’alunaka ‘anissa’ah ka’annaka hafiiyyun ‘anha. Qul innama ‘ilmuha ‘inda Allah..."

“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat. Kapan kah terjadinya? Katakanlah, sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku... Kiamat itu tidak akan datang kepadamu, melainkan dengan tiba-tiba.”

Agus Mustofa mengajak semua pihak untuk berpikir jernih dan bijak dalam menghadapi ancaman perang, terutama soal pemanfaatan senjata nuklir yang bisa memicu kiamat peradaban.

Namun ia menekankan dalam perspektif wahyu, kiamat semesta adalah wilayah kuasa Tuhan, bukan akibat tombol yang ditekan manusia.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#nuklir bukan penyebab kiamat #kiamat perang nuklir #penjelasan kiamat ilmiah #kiamat dan meteor #tafsir az zalzalah kiamat #dampak perang nuklir modern #kiamat menurut alquran