LombokPost - Kementerian Kesehatan Israel melaporkan sebanyak 177 orang mengalami luka-luka dalam 24 jam terakhir, di tengah eskalasi konflik yang terus berlangsung di kawasan.
Data tersebut disampaikan oleh Israel Ministry of Health, yang mencatat peningkatan jumlah korban akibat serangan terbaru.
“Sebanyak 177 warga Israel terluka dalam 24 jam terakhir,” demikian keterangan yang disampaikan, seperti dikutip Kamis (19/3).
Rekaman dari lokasi kejadian di Tel Aviv memperlihatkan kerusakan pada sejumlah bangunan serta aktivitas tim darurat yang melakukan evakuasi dan penanganan korban.
Belum dirinci secara lengkap jenis luka yang dialami para korban maupun jumlah korban dalam kondisi kritis.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas serangan antara Iran dan Israel, yang dalam beberapa waktu terakhir melibatkan penggunaan rudal dan drone ke wilayah perkotaan.
Hingga kini, situasi di sejumlah wilayah Israel masih dalam status siaga tinggi, dengan sistem pertahanan udara terus diaktifkan untuk menghadapi ancaman lanjutan.