Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wahana Bambu Willis, Maestro Kerajinan Bambu Lombok

Geumerie Ayu • Rabu, 26 November 2025 | 18:59 WIB

Berbagai produk kerajinan bambu yang dihasilkan perajin di Wahana Bambu Willis, Gunung Sari, Lombok Barat.
Berbagai produk kerajinan bambu yang dihasilkan perajin di Wahana Bambu Willis, Gunung Sari, Lombok Barat.
LombokPost – Wahana Bambu Willis, UMKM di Gunungsari, Lombok Barat ini memiliki prinsip menarik soal pemasaran produknya. Wahana Bambu Willis ini menjaga nilai seni dan keaslian kerajinan bambu Lombok.

Usaha yang dinakhodai oleh H Saleh, seorang perajin veteran yang telah menekuni dunia bambu selama lebih dari 35 tahun.

Ini menjadi simbol ketekunan dan konsistensi di tengah arus modernisasi perdagangan.

Wahana Bambu Willis dikenal sebagai sentra yang menghasilkan berbagai produk bernilai tinggi. Mulai dari rumah bambu, gazebo, hingga furnitur pesanan khusus dari hotel dan restoran.

Tak kurang dari 15 perajin aktif bekerja di bawah sistem kerja berbasis pesanan.

H Saleh membeberkan alasan kuatnya untuk tidak terjun ke platform penjualan online yang serba instan. Ia percaya, barang seni tidak dapat diperlakukan layaknya komoditas biasa.

“Kami tidak jualan online karena kalau masuk ke marketplace, harga langsung seragam dan turun. Barang seni seperti ini punya nilai tersendiri, tidak bisa disamakan,” tegasnya.

Sistem kerja di Wahana Bambu Willis masih tradisional dan mengandalkan keahlian tangan. Bahan baku didatangkan dari berbagai daerah di Lombok.

Setiap pesanan dikerjakan secara manual oleh perajin berpengalaman, menjamin kualitas yang terjaga.

“Kami kasih bahan ke perajin, tergantung pesanan. Semua kerja berdasarkan keahlian tangan. Tidak semua orang bisa buat,” jelasnya.

Meski pun usaha ini berjalan sepenuhnya secara offline dan tidak melakukan penawaran agresif, pelanggan tetap datang silih berganti.

Harga produknya beragam. Mulai dari Rp 25 ribu untuk kerajinan kecil hingga mencapai Rp 1,5 juta untuk proyek dengan tingkat kesulitan dan ukuran besar.

“Kami tidak bisa menawarkan ke sana-sini, pembeli datang sendiri,” bebernya.

Wahana Bambu Willis juga pernah terlibat dalam sejumlah pameran besar. Termasuk pameran kerajinan bambu yang digelar Kementerian PUPR RI.

Pengalaman itu semakin memperkuat reputasi mereka sebagai perajin lokal yang punya daya saing tinggi dan karya berkarakter.

“Bagi kami, yang utama bukan sekadar jualan, tapi menjaga seni dan nilai kerja tangan,” tandasnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Wahana Bambu Willis #kerajinan bambu #UMKM #keaslian #pemasaran produk #Nilai seni #Lombok