---------------------
Nurhayati salah satu penjual Sate Bulayak di Narmada mengatakan, sate berbahan daging atau jeroan sapi itu dilumuri dengan bumbu khas. Pada saat makan sate khas ini biasanya diikuti oleh makanan khas lainnya menyerupai lontong yang agak bulat memanjang dikuliti daun kelapa atau daun enau muda.
"Menjadikan rasanya pun semakin nikmat selagi hangat," tambahnya.
Sebagai generasi kedua, ibu lima anak itu menjelaskan, lontong dimaksud oleh masyarakat Sasak dinamakan Bulayak. Jadi, bulayak sebenarnya sejenis lontong dari bahan beras yang dibungkus dengan daun enau muda dan berbentuk seperti lontong, tapi agak lebih panjang. Sementara bahan baku sate bulayak selain daging juga bisa jeroan sapi.
"Coba saja rasakan sate bulayak yang benar-benar menggoda selera," selorohnya.
Daging sapi atau jeroan sapi tersebut dilumuri bumbu penyedap rasa khas alami ramuan Sasak. Lantas, sate yang sudah dilumuri tadi langsung dibakar. Tentu saja kepulan asap sate yang di kipas tersebut menyengat kemana-mana dengan aroma yang begitu sedap. Bumbu ini sendiri berbahan santan, cabe besar dan potongan-potongan cabe hijau segar. Selamat mencoba. (lestari dewi/r10) Editor : Baiq Farida