LombokPost – Hujan deras mengguyur wilayah Lombok Barat dan Kota Mataram sejak pagi hingga petang, Minggu (6/7). Akibat debit air yang terus meningkat, banjir terjadi di sejumlah titik. Kondisi terparah di Kota Mataram. Sementara Lombok Barat meski terjadi genangan, namun situasi relatif terkendali.
”Kondisi Lombok Barat di semua wilayah relatif aman. Yang parah Kota Mataram,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar Sabidin kepada Lombok Post.
Namun demikian, Sabidin tidak menampik memang akibat hujan deras ini, sejumlah wilayah terdampak genangan. Misalnya di Kecamatan Labuapi. Beberapa desa tergenang yakni Desa Bajur, Desa Terong Tawah dan Desa Merembu. Air mengalir masuk ke rumah warga namun tidak berlangsung lama.
Camat Labuapi Lalu Rifhandani juga mengatakan sejauh ini kondisi masih terkendali. Tak ada banjir yang terlalu yang terjadi baik di pemukiman warga yang ada di pedesaan maupun di perumahan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Hanya terjadi genangan.
”Sejauh ini semua masih aman terkendali. Tapi saya sudah minta Kades untuk siaga,” ucap Camat Labuapi.
Senada dengan itu, Camat Narmada Sumasno juga mengungkapkan jika genangan sempat terjadi di beberapa wilayah Narmada. Tepatnya di Desa Lembuak. Genangan air setinggi lutut merangsek ke jalan raya membuat arus lalu lintas sempat macet.
”Tiga dusun di Desa Lembuak tergenang. Dusun Lembuak Timur, Dusun Lembuak Tengah dan Dusun Lembuak Barat. Air masuk ke rumah warga sampai satu meter membuat kasur dan beberapa barang lain terendam. Tapi sekarang sudah surut,” ungkapnya.
Sementara kemacetan menurut Sumasno juga sudah berhasil terurai begitu air yang menggenangi jalan raya surut.
Sekretaris Dinas PUPR Lobar Lalu Ratnawi menyampaikan jika sejauh ini laporan dari Tim TRC Pengairan kondisi beberapa Bendung relatif stabil. Meski ada beberapa yang masih siaga. Bendung Gebong, Baturiti, Buntopeng, Pesongoran Kuripan dan Datar masih aman. Sementara Bendung Gudul, Keling, Lamper, Dasan Geres dan Batu Dendeng berstatus siaga.
”Beberapa titik siaga ini karena waspada air buangan dari Lombok Tengah dari Kokok Emat. Yang masuk waspada nanti bagian hilir Dasan Geres,” paparnya. (ton)
Editor : Siti Aeny Maryam