LombokPost - HOBI memelihara ikan hias memang menyenangkan. Tapi agar ikan tetap sehat dan tampil cantik, ada beberapa tips memelihara ikan hias yang wajib diketahui, terutama bagi pemula.
Jika ingin memelihara ikan hias tapi masih bingung mulai dari mana? Jangan khawatir.
Ada banyak tips memelihara ikan hias untuk pemula yang mudah dan bisa langsung dipraktikkan di rumah.
Mulai dari pemilihan akuarium atau kolam, jenis ikan yang cocok, hingga pengaturan kualitas air dan pakan yang sesuai.
Langkah pertama dalam cara memelihara ikan hias untuk pemula adalah menentukan tempat pemeliharaannya.
Apakah akan dipelihara di kolam atau di akuarium.
Jika dipelihara di kolam, maka luas dan kedalamannya harus sesuai dengan jenis ikan.
Jika di akuarium, pastikan ukuran dan kelengkapannya memadai.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta menyarankan, agar pemula mengetahui dulu jenis ikan hias yang akan dipelihara.
“Misalnya ikan Guppy dan Black Molly cukup di akuarium kecil. Tapi kalau koi atau arwana butuh kolam yang luas,” ujar Sugi, sapaan karibnya.
Dengan mengetahui jenis ikan, akan lebih mudah menyesuaikan tempat dan sistem perawatannya.
Ini menjadi kunci utama dalam perawatan ikan hias yang sehat dan bebas stres.
Selain tempat, kualitas air akuarium atau kolam juga harus diperhatikan.
Air harus tetap bersih, jernih, dan tidak berbau.
Di akuarium, pergantian air minimal 10 sampai 20 persen seminggu sekali sangat disarankan.
“Kalau di kolam, kita cek pH air, warna dan bau. Kalau berubah, segera ganti airnya,” kata pria asal Sengkol, Lombok Tengah ini.
Sisa pakan yang mengendap di dasar bisa menjadi sumber penyakit.
Karena itu, pemula disarankan menyedot endapan menggunakan sifon secara berkala.
“Tidak perlu ganti air seluruhnya, cukup buang 20 persen airnya saja,” jelasnya.
Tips memelihara ikan hias selanjutnya adalah pemberian pakan.
Pemberian makan yang teratur, pagi dan sore, bisa membantu ikan tumbuh sehat.
Namun pakan harus disesuaikan dengan ukuran mulut ikan.
Hindari memberi makan berlebihan karena sisa pakan bisa mencemari air.
Dalam cara memelihara ikan hias untuk pemula, penting juga memahami sifat ikan.
Jangan campur ikan yang agresif dengan ikan yang jinak.
“Kalau ikan agresif digabung dengan ikan tenang, bisa stres atau saling serang,” tegas Sugiarta.
Pemula juga perlu tahu bahwa ikan yang sehat harus dipisahkan dari ikan yang sakit.
Perhatikan tanda-tanda seperti ikan malas bergerak atau tidak nafsu makan.
“Kalau ada ikan yang menabrak kaca terus, bisa jadi itu tanda stres atau sakit,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas air, pemakaian filter dan aerator akuarium sangat disarankan.
Filter membantu menyaring kotoran, sedangkan aerator memastikan suplai oksigen cukup.
“Di kolam, aerator tidak wajib, tapi filter harus ada,” tambahnya.
Agar akuarium lebih menarik, tambahkan elemen dekoratif seperti batu-batuan atau tanaman air.
“Selain cantik, bisa jadi tempat persembunyian alami bagi ikan,” ujarnya.
Terakhir, jangan lupa merawat akuarium ikan hias secara rutin.
Bersihkan filter, ganti air secara berkala, dan periksa peralatan. Dengan kebersihan yang terjaga, ikan akan lebih sehat dan bahagia.
“Intinya dalam memelihara ikan hias, kebersihan dan kenyamanan adalah segalanya. Kalau ikannya bahagia, kita juga ikut senang,” tutup Sugiarta.
Editor : Kimda Farida