LombokPost — Pemerintah Kota Mataram mulai merealisasikan penanganan fisik abrasi pantai di Kampung Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, melalui pemasangan batu bolder di sepanjang pesisir. Pekerjaan ini difokuskan pada titik terparah yang sebelumnya menyebabkan kerusakan rumah warga akibat gelombang pasang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning, mengatakan pemasangan batu bolder mulai dilakukan setelah kondisi cuaca dan perairan dinilai relatif kondusif. “Petugas sudah mulai menyebar batu bolder di sepanjang pesisir sisi kanan kawasan Pertamina, tepat di lokasi rumah warga yang terdampak abrasi,” ujarnya, Senin (2/2).
Untuk satu titik penanganan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 400 juta. Batu bolder dipasang langsung di bibir pantai sebagai struktur penahan ombak untuk meredam energi gelombang laut sekaligus meminimalkan laju abrasi.
Baca Juga: Polda NTB Tangkap Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, Ini Kasusnya!
“Harapannya, dengan cuaca yang mulai membaik, proses pengerjaan bisa lebih cepat sehingga perlindungan kawasan pesisir dan permukiman warga di Kampung Bugis dapat berjalan maksimal,” jelas Lale.
Pemasangan batu bolder ini merupakan kelanjutan dari penanganan darurat pascabencana banjir rob dan abrasi yang sebelumnya menghantam kawasan tersebut. Pemerintah menilai perlindungan fisik pantai menjadi langkah penting mencegah kerusakan lanjutan, sembari menyiapkan skema penanganan jangka menengah dan panjang.
Respons positif datang dari warga. Ahmad, salah seorang warga Kampung Bugis, menyampaikan rasa syukurnya atas langkah pemerintah memasang batu bolder di pesisir.
Baca Juga: Polda NTB Borong Penghargaan Kinerja Anggaran, Satker Ini Sukses Jadi yang Terbaik
“Alhamdulillah, sekarang sudah dipasang batu besar. Ini penting untuk menahan gelombang pasang dan juga bisa jadi tempat sandar perahu nelayan,” katanya.
Menurut Ahmad, konstruksi yang dibangun terlihat cukup kokoh dan memberi rasa aman bagi warga yang bermukim di sepanjang pesisir. Dengan pemasangan batu bolder tersebut, pemerintah berharap dampak abrasi dapat ditekan, keselamatan permukiman warga lebih terjaga, serta menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam penataan dan perlindungan wilayah pesisir.
“Kalau begini insya Allah lebih aman,” ucapnya.
Baca Juga: Segera Gelar Muscab, Muzihir Minta DPC yang Tak Akui Kepengurusan DPW Keluar dari PPP
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin