Nyayu Ernawati: Usut Dugaan Aborsi Hingga Nakes Digaji Murah!


LombokPost– Komisi IV DPRD Kota Mataram hari ini memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram sekaligus Ketua IDI Cabang Mataram. Meminta penjelasan terkait dugaan praktik aborsi di salah satu rumah sakit swasta di Kota Mataram.
Pertemuan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WITA. “Kami ingin mengetahui sejauh mana pengawasan dan langkah yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan tersebut,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati pada Lombok Post, Minggu (6/9).
Nyayu mengatakan persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Terlebih, informasi mengenai dugaan praktik tersebut disebut sudah pernah terdengar sebelum akhirnya mencuat.
Setelah adanya korban yang melapor ke Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram. “Kalau tidak ada yang melapor ke LPA, mana kita bisa tahu. Kita juga tidak bisa menuduh walaupun banyak mendengar, tetapi harus ada bukti,” ujar politisi PDIP ini.
Karena itu, Komisi IV akan meminta penjelasan langsung dari dikes. Dewan ingin mengetahui apa saja bentuk pengawasan yang selama ini dilakukan terhadap rumah sakit dan tenaga medis.
Dewan juga membuka kemungkinan adanya tindakan tegas apabila nantinya ditemukan pelanggaran. Termasuk mendorong evaluasi terhadap izin layanan yang berkaitan dengan praktik tersebut.
“Harus ada tindakan tegas. Kalau memang berkaitan dengan bagian kebidanan atau kandungan, itu kita minta dibekukan supaya tidak terulang kembali,” tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




