Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapolri Ingatkan Buruh Siapkan Kompetensi Hadapi AI dan Robotik

A
Penulis: Akbar Sirinawa❯
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). (Mabes Polri)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). (Mabes Polri)

Advertisement

 

 

LombokPost-Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing buruh Indonesia di tengah perubahan dunia kerja. Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), robotik, internet of things (IoT), perubahan regulasi, serta dinamika ekonomi global dinilai perlu diantisipasi dengan peningkatan kompetensi pekerja.

Advertisement

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri sekaligus menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Rakernas mengusung tema “Membangun Daya Saing Buruh Indonesia di Tengah Perubahan Regulasi Ekonomi Global”.

Kapolri mengapresiasi Rakernas KSBSI sebagai ruang konsolidasi bagi kalangan buruh. Ia berharap hasil pembahasan dapat menjadi langkah strategis untuk memperjuangkan kemajuan, perlindungan, dan kesejahteraan buruh Indonesia.

Advertisement

Menurut Kapolri, dunia ketenagakerjaan sedang menghadapi perubahan besar seiring perkembangan revolusi industri dan transformasi teknologi. AI, robotik, dan IoT akan mengubah kebutuhan industri sekaligus pola pekerjaan yang selama ini dijalankan tenaga kerja.

Perkembangan teknologi, kata dia, dapat mengurangi kebutuhan terhadap sejumlah jenis pekerjaan. Namun, perubahan itu juga berpotensi melahirkan lapangan kerja dan profesi baru.

“Bagaimana kita semua siap untuk menghadapi hal tersebut, sehingga walaupun ada perkembangan teknologi, namun tetap buruh sebagai jantung utama dari perjalanan industri dan perkembangan industri hilirisasi ke depan,” ujar Kapolri.

Karena itu, pekerja perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi. Penguatan kompetensi menjadi penting agar buruh tidak hanya terdampak transformasi industri, tetapi juga mampu mengambil peran dalam sektor baru yang berkembang.

Kapolri juga menilai buruh memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan perekonomian nasional. Peran itu tercermin dari kontribusi tenaga kerja dalam menopang aktivitas industri dan perekonomian Indonesia.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bolak-balik Sumbawa-Mataram di Usia 70 Tahun, Perempuan Ini Surati Kapolri hingga Presiden demi Bersihkan Nama Baik

Bolak-balik Sumbawa-Mataram di Usia 70 Tahun, Perempuan Ini Surati Kapolri hingga Presiden demi Bersihkan Nama Baik

Dituduh gelapkan Rp15 M hingga bisnis hancur, Nenek 70 tahun asal Sumbawa dibantu Hotman 911 cari keadilan di Mataram!

Kemnaker Perketat Syarat MagangHub 2026, Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

Kemnaker Perketat Syarat MagangHub 2026, Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menetapkan standar ketat bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi dalam program MagangHub 2026

SPN NTB Suarakan Keresahan Buruh Soal Pajak JHT

SPN NTB Suarakan Keresahan Buruh Soal Pajak JHT

Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB melayangkan kritik keras terhadap rentetan kebijakan fiskal nasional yang dinilai kian menghimpit kesejah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer