Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Travel Alert, Sejumlah Negara Asing Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Indonesia

Sanchia Vaneka • Selasa, 2 September 2025 | 09:18 WIB

 

Beberapa negara mengeluarkan teavel alert untuk indonesia imbas aksi demonstrasi.
Beberapa negara mengeluarkan teavel alert untuk indonesia imbas aksi demonstrasi.


LombokPost
– Seiring dengan maraknya aksi protes yang berujung pada kekerasan di Indonesia, sejumlah kedutaan besar negara-negara asing telah mengeluarkan peringatan perjalanan (travel alert) terbaru untuk warganya.

Peringatan ini umumnya mengimbau warga asing untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari area demonstrasi.

Melansir situs resmi pariwisata Australia, Smart Traveller, Australia telah menetapkan Indonesia pada Level 2. Peringatan ini meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat bepergian karena adanya potensi risiko seperti peningkatan kejahatan, terorisme, atau bencana alam.

Pemerintah Australia menjelaskan bahwa aksi protes berskala besar yang berpotensi menjadi kekerasan dan perusakan properti terjadi di sejumlah kota, termasuk Denpasar, Bali.

Unjuk rasa tersebut telah menimbulkan gangguan dan berdampak pada lalu lintas lokal. Warga diimbau untuk menghindari lokasi protes dan terus memantau media lokal.

 Baca Juga: Imbas Demonstrasi yang Rusuh, Peserta Luar Negeri Minta Mandalika Internasional Festival Ditunda

Peringatan dari Singapura, AS, Kanada, dan Jerman


* Singapura: Kedutaan Besar Singapura di Jakarta mengimbau warganya untuk menjauhi aksi unjuk rasa anti-pemerintah dan menghindari kerumunan besar. Mereka juga diminta untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan berita, mematuhi arahan otoritas setempat, dan mendaftarkan diri melalui layanan e-service Kementerian Luar Negeri.

* Amerika Serikat: Kedutaan Besar AS di Indonesia mengeluarkan peringatan akan adanya demonstrasi dan penutupan jalan di kawasan pusat Jakarta, seperti di dekat Markas Brimob Senen dan Gedung DPR. Warga AS diminta untuk menghindari area protes, memantau media lokal, memberi kabar kepada keluarga, serta mendaftarkan diri di Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk mendapatkan informasi darurat.

* Kanada: Pemerintah Kanada memberikan status waspada tingkat tinggi ke Indonesia karena meningkatnya ketegangan politik, sosial, dan ancaman terorisme. Kedutaan Besar Kanada di Jakarta bahkan mengumumkan tidak akan memberikan layanan konsuler tatap muka pada 2 September 2025 akibat demonstrasi yang masih berlangsung.


* Jerman: Kementerian Luar Negeri Jerman menjelaskan bahwa aksi protes telah berulang di Jakarta sejak 25 Agustus 2025 dan meluas ke kota-kota besar lain seperti Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Bandung, dengan potensi bentrok yang masih ada.

Kedutaan Jerman mengimbau warganya untuk menghindari lokasi demonstrasi, kerumunan besar, pusat kota, serta kantor polisi, dan mendaftarkan diri ke daftar kesiapsiagaan krisis Kementerian Luar Negeri Jerman.

Editor : Jelo Sangaji
#Indonesia #Travel #Demo #peringatan