Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jumat Dini Hari Mencekam! Gempa M 6,4 Guncang Pacitan-Bantul, Warga Berhamburan, Rumah Rusak, dan 7 Orang Luka-Luka!

Nurul Hidayati • Jumat, 6 Februari 2026 | 12:35 WIB
Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang hebat pada Jumat (6/2) tepat pukul 01.06 WIB.
Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang hebat pada Jumat (6/2) tepat pukul 01.06 WIB.

LombokPost - Keheningan dini hari di pesisir selatan Jawa mendadak pecah. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang hebat pada Jumat (6/2) tepat pukul 01.06 WIB.

Meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami, guncangan tersebut sukses membuat ribuan warga di Pacitan hingga Yogyakarta berhamburan keluar rumah dalam kondisi panik.

Episenter gempa terlacak di koordinat 8.99 LS dan 111.18 BT, atau tepatnya di laut pada kedalaman 10 km, berjarak sekitar 90 km tenggara Pacitan.

Guncangan kuat yang dirasakan selama 2 hingga 3 detik itu dilaporkan memicu kerusakan bangunan dan menimbulkan korban luka.

Bantul dan Pacitan Terdampak Berdasarkan data awal yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dua wilayah paling terdampak adalah Kabupaten Pacitan (Jawa Timur) dan Kabupaten Bantul (DI Yogyakarta).

Di Bantul, tiga unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, sementara di Pacitan tercatat satu unit rumah terdampak.

Tak hanya kerugian materiil, gempa ini juga memakan korban jiwa.

"Dampak awal mencatat ada 4 KK yang terdampak secara langsung. Sementara itu, dilaporkan 7 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan atau terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri," tulis BNPB melalui keterangan resminya.

Waspada Gempa Susulan Getaran gempa ini terasa hingga radius yang sangat luas. Mulai dari Trenggalek (116 km dari pusat gempa), Gunungkidul (127 km), hingga Yogyakarta (160 km).

Bahkan, getaran tipis sempat dirasakan sebagian warga di Jakarta yang berjarak 576 km dari titik episenter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak langsung melakukan kaji cepat dan monitoring intensif.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyisir area pelosok untuk memastikan tidak ada korban tambahan yang terjebak di dalam bangunan yang retak.

BNPB pun mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat tidak terprovokasi isu bohong (hoaks).

"Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. Pastikan menjauhi bangunan yang sudah menunjukkan keretakan signifikan," tegas pihak BNPB.

Bagi warga yang mengalami kerusakan rumah atau mengetahui adanya korban, diharapkan segera melapor ke kantor BPBD terdekat atau menghubungi call center darurat di nomor 117.

Editor : Kimda Farida
#pacitan #bantul #BNPB #bmkg #Gempa #getaran #yogyakarta