Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cak Imin Ingatkan Media, Jangan Sampai Nurani Jurnalis Kalah Sama Robot AI

Nurul Hidayati • Rabu, 11 Februari 2026 | 16:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar

LombokPost - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menekankan pentingnya peran pers.

Ini sebagai penjaga akal sehat publik di tengah gempuran algoritma dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Dalam era transformasi digital yang serba cepat, jurnalisme dituntut tetap berpegang pada verifikasi, etika, dan empati manusia.

“Jurnalisme tidak boleh kalah oleh algoritma. Teknologi harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani,” tegas Cak Imin. Ia memperingatkan bahwa tanpa komitmen pada kebenaran, jurnalisme berisiko kehilangan kepercayaan masyarakat.

Tantangan Pasar Digital Terbesar

Menko Muhaimin menyoroti posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara, di mana lebih dari 80 persen penduduk telah terhubung internet.

Dengan rata-rata konsumsi media sosial selama tiga jam per hari, kualitas informasi menjadi kunci stabilitas sosial dan kohesi kebangsaan.

Untuk itu, pemerintah menyatakan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pers nasional, termasuk memastikan model bisnis media yang sehat melalui kebijakan Publisher Rights.

“Negara berkomitmen memastikan media massa mendapatkan mata rantai ekonomi yang adil agar jurnalisme berkualitas tetap hidup sebagai suluh demokrasi,” tambahnya.

Tiga Peran Strategis Pers ke Depan

Cak Imin merinci tiga peran utama yang harus dijalankan pers untuk menghadapi disrupsi digital:

Sarana Edukasi Publik: Menjadi penjernih informasi di tengah banjir konten berkualitas rendah dan hoaks.

Penjaga Etika Ruang Digital: Mengawal integritas informasi dan menjembatani kebijakan pemerintah seperti makan bergizi gratis dan koperasi desa kepada masyarakat.

Pelindung Martabat Manusia: Menghentikan praktik pemberitaan yang melanggar privasi dan tetap mengedepankan sisi humanis.

Menko Muhaimin mengajak seluruh insan pers, pemerintah, dan masyarakat untuk berkolaborasi membangun ekosistem media yang bermartabat menuju visi Indonesia Emas 2045.

Editor : Kimda Farida
#pers #konten #ai #jurnalisme #demokrasi