LombokPost - Luna Maya memutuskan untuk rehat sejenak dari industri perfilman. Dia menyampaikan, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa merupakan film pertama dan satu-satunya yang dirilis pada 2026.
“Rencananya begitu,” kata Luna saat ditemui di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.
Luna mengaku ingin menikmati hidupnya sebagai diri sendiri alias tidak terikat dengan karakter apapun.
“Lagi jenuh aja, mau take a break, gitu,” ucap istri Maxime Bouttier itu.
Meski begitu, Luna tidak mengisolasi diri dari dunia film. Dia tetap membuka peluang kembali syuting di tahun ini jika tawaran tersebut memenuhi standar keinginannya.
“Kalau masih sejenis, aku belum mau. Kalau yang nggak sejenis, aku pertimbangkan. Kalau nggak ada, ya, istirahat dulu, nggak ngoyo,” jelasnya. Luna tak memungkiri bahwa tawaran untuk bermain film masih berdatangan. Namun, belum ada yang memikat hatinya. “Aku pengin ketemu sesuatu yang baru. Makanya slow down aja,” tambah dia.
Luna mencontohkan film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang menawarkan cerita bertemakan santet dalam balutan genre horor-kolosal. Tema santet yang dibawakan juga berbeda dari film serupa lainnya. Proses syuting sudah rampung sejak tahun lalu.
“Dan santet di film ini juga ikut menggerakkan cerita, bukan cuma sekadar media untuk menyampaikan sesuatu. Ada alasannya kenapa karakter utama sampai belajar santet,” tutur Luna.
Sama seperti dua film Suzzanna sebelumnya, proses make-up Luna memakan waktu 4 jam agar tampilan wajahnya mirip mendiang aktris yang dijuluki Ratu Horor Indonesia itu.
“Kadang sampai 5 jam tergantung tingkat kesulitannya,”cetus dia. Luna menambahkan bahwa berperan sebagai Suzzanna versi manusia lebih berat ketimbang Suzzanna versi hantu.
“Kalau dia jadi manusia, detailnya ribet. Harus dibikin pori-porinya juga. Kan pakai alkohol, jadi kadang-kadang kena mata. Jadi, perih, bau alkohol atau lem,” paparnya. Tidak sampai di situ, perjuangan Luna berlanjut hingga syuting selesai saat menghapus dan melepas make-up. Dia mengatakan, proses tersebut tidak kalah sulit dengan saat pengaplikasian make-up yang memakan waktu berjam-jam.
“Pas dicopot itu sakit banget karena nempel banget. Jadi, kayak ketarik-tarik mukanya. Kulit jadi merah-merah,” ungkapnya. Kegiatan tersebut rutin dilakukan oleh Luna selama proses syuting hingga membuat kulit wajahnya iritasi.
“Kalau besoknya calling-an pagi, harus pasang lagi di tempat yang iritasi itu. Menyiksa sekali, tapi hasilnya cantik, ya?” papar Luna. Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan dijadwalkan tayang di bioskop pada Idulfitri mendatang. (shf/len/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida