Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Viral, Pengamanan Hearts2Hearts Ala ‘Ganggangsullae’ di Bandara Incheon Tuai Kritikan Pedas

Geumerie Ayu • Jumat, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Potongan video viral tentang pengamanan Hearts2Hearts ala ‘Ganggangsullae’ di Bandara Incheon yang tuai kritikan pedas.
Potongan video viral tentang pengamanan Hearts2Hearts ala ‘Ganggangsullae’ di Bandara Incheon yang tuai kritikan pedas.
LombokPost – Protokol keamanan grup K-pop, Hearts2Hearts, menjadi sorotan tajam setelah video keberangkatan mereka di Bandara Internasional Incheon pada 18 Maret 2026 viral di berbagai komunitas daring.

Video tersebut menjadi viral bukan karena prestasi, namun karena metode pengamanan unik yang diterapkan oleh tim pengawal mereka.

Dalam rekaman tersebut, para petugas keamanan terlihat saling bergandengan tangan membentuk lingkaran pelindung yang sangat besar di sekitar para anggota, sebuah formasi yang oleh netizen Korea (K-Netz) disebut menyerupai tarian tradisional Korea, "Ganggangsullae".

Pemandangan pengawal yang berputar melingkar sembari memblokir akses jalan umum ini memicu gelombang kritik pedas dari K-Netz.

Banyak yang menilai tindakan tersebut sangat berlebihan dan mengganggu kenyamanan pengguna bandara lainnya.

"Bahkan presiden pun tidak mendapatkan tingkat pengamanan seketat itu di tempat umum," tulis salah satu komentar populer di forum daring.

Netizen lain menambahkan bahwa memblokir jalan utama bandara merupakan tindakan yang sudah melewati batas kewajaran hak istimewa selebriti.

Meski demikian, tidak sedikit penggemar yang membela langkah tersebut. Mereka berpendapat bahwa formasi "lingkaran manusia" itu diperlukan untuk mencegah insiden fisik yang tidak diinginkan, mengingat seringnya terjadi aksi saling dorong oleh oknum penggemar yang terlalu fanatik di area bandara.

Pihak agensi Hearts2Hearts dilaporkan telah menyerahkan rencana penggunaan fasilitas bandara sebelumnya kepada otoritas terkait.

Namun, para kritikus berpendapat bahwa koordinasi tersebut terbukti gagal mencegah ketidaknyamanan bagi masyarakat luas yang sedang berada di lokasi.

Menanggapi kontroversi yang terus berulang ini, muncul usulan agar otoritas bandara menyediakan layanan keberangkatan prioritas atau fast track khusus untuk selebriti guna memecah kepadatan massa.

Namun, pihak Bandara Internasional Incheon memberikan tanggapan dingin.

Baca Juga: Efek Global V BTS: Kampanye Coca-Cola Zero Ekspansi ke 6 Negara Jelang Perilisan Album ARIRANG

"Tidak semua penghibur dapat diberikan akses jalur cepat. Sangat sulit untuk menetapkan kriteria objektif siapa yang berhak mendapatkannya, sehingga penerapan sistem tersebut tidaklah mudah," ungkap perwakilan otoritas bandara.

Kasus Hearts2Hearts ini menambah panjang daftar kontroversi pengamanan artis Korea Selatan di bandara.

Para ahli manajemen krisis menyarankan agar agensi lebih mengedepankan efisiensi dibanding pamer kekuatan personel keamanan yang justru bisa memicu sentimen negatif publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak agensi Hearts2Hearts belum memberikan pernyataan resmi mengenai metode pengamanan "Ganggangsullae" yang menjadi buah bibir tersebut.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Pengamanan #bandara incheon #viral #kontroversi #kritik #Hearts2Hearts #k-pop