Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desa Miskin Ekstrem Dapat Distribusi Hewan Kurban Pemprov NTB

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
SIAP POTONG: Kambing yang dijajakan di salah satu sudut Kota Mataram untuk kegiatan kurban Iduladha, Selasa (5/5). (IVAN/LOMBOK POST)
SIAP POTONG: Kambing yang dijajakan di salah satu sudut Kota Mataram untuk kegiatan kurban Iduladha, Selasa (5/5). (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Pemprov NTB menyiapkan 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing untuk hewan kurban tahun ini.

“Ini disebar ke seluruh kabupaten/kota sesuai dengan permintaan dari masyarakat, kemudian juga arahan dari pimpinan,” terang Kepala Biro Kesra Setda NTB H Amir, Selasa (5/5). 

Selain itu, hewan kurban ini juga disebar ke wilayah yang masuk kategori miskin ekstrem, khususnya di 40 desa berdaya. Amir menegaskan bantuan ini berada di luar program bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo.

Khusus bantuan presiden, lokasi dan penerima telah ditentukan masing-masing kabupaten/kota, termasuk penetapan lokasi di tingkat provinsi.

Dari sisi manfaat, setiap sapi yang disalurkan diperkirakan memiliki bobot antara 250 hingga 300 kilogram (kg). Dengan berat tersebut, jumlah penerima manfaat bisa dihitung berdasarkan estimasi distribusi daging per kg. “Itu bisa dikalkulasikan berapa banyak masyarakat yang akan menerima,” katanya. 

Advertisement

Sementara itu, untuk distribusi di Islamic Center NTB, pihaknya belum dapat memastikan jumlah hewan kurban yang akan disalurkan. Tahun ini, Pemprov NTB bekerja sama dengan Baznas NTB serta Masjid Hubbul Wathan.

Biro Kesra Setda NTB masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMN/BUMD, dalam rangka pengumpulan hewan kurban. “Kami masih menyampaikan informasi dan permohonan,” terang mantan sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB ini.

Terkait pengadaan hewan kurban, Amir memastikan seluruh sapi dan kambing diperoleh dari peternak lokal. Dengan memperhatikan standar kesehatan, usia, serta kelayakan sebagai hewan kurban. 

Selain sapi dengan bobot standar 250-300 kg, Pemprov NTB juga menyediakan beberapa sapi dengan bobot lebih besar, bahkan mencapai 750 hingga 900 kg. Namun, bobot tersebut masih berada di bawah sapi bantuan Presiden yang disebut sebagai yang terbesar di daerah.

“Ada juga sapi eksotik yang tidak terlalu besar, dan beberapa yang di atas 750 sampai 900 kilo. Tapi tetap di bawah berat sapi bantuan Presiden, karena itu memang yang terbesar dan terberat,” tambahnya. 

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Harga Sapi Kurban di Lombok Timur Mulai Naik

Harga Sapi Kurban di Lombok Timur Mulai Naik

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga hewan kurban, terutama sapi jenis eksotik, mulai merangkak naik.harga sapi hidup Rp 55-60 ribu

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Desa Berdaya Didorong Berbasis Agama dan Kearifan Lokal

Desa Berdaya Didorong Berbasis Agama dan Kearifan Lokal

Penguatan masyarakat melalui pemberdayaan, pelestarian budaya, serta nilai-nilai agama dan kearifan lokal juga harus menjadi perhatian utama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer