Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PERADI SAI Gandeng Unram, Dorong Pendidikan Profesi Hukum Masuk Kurikulum

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯
BERKOLABORASI: DPN PERADI SAI bersama Universitas Mataram menggelar Seminar Nasional “Rekonstruksi Pendidikan Profesi Hukum” sekaligus menandatangani kerja sama di Mataram, Jumat (28/8)
BERKOLABORASI: DPN PERADI SAI bersama Universitas Mataram menggelar Seminar Nasional “Rekonstruksi Pendidikan Profesi Hukum” sekaligus menandatangani kerja sama di Mataram, Jumat (28/8)

Advertisement

 

LombokPost-Penguatan pendidikan profesi hukum mulai didorong sejak bangku perguruan tinggi.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk memperkuat pendidikan profesi hukum sekaligus mendekatkan dunia akademik dengan kebutuhan praktik hukum.

Advertisement

Dorongan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Rekonstruksi Pendidikan Profesi Hukum” yang digelar di Mataram, Jumat (28/8).

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Arrangement (IA) antara PERADI SAI dengan Universitas Mataram dan Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram.

Ketua Umum DPN PERADI SAI Harry Ponto, S.H., LL.M., menilai pendidikan profesi hukum perlu mendapat perhatian lebih serius di lingkungan perguruan tinggi.

Advertisement

Bahkan, dia mendorong agar pendidikan profesi hukum dapat menjadi salah satu mata kuliah wajib di fakultas hukum.
Menurutnya, pendidikan hukum di perguruan tinggi tidak cukup hanya memberikan pemahaman teoritis.

Mahasiswa juga perlu dibekali keterampilan dan pemahaman praktis mengenai dunia profesi hukum.

Meski demikian, Harry menegaskan, masuknya pendidikan profesi hukum dalam kurikulum tidak berarti seluruh lulusan fakultas hukum harus menjadi advokat.

“Tidak berarti semua sarjana hukum harus berprofesi pengacara. Tetapi bagi yang memilih menjadi advokat, ketika mengikuti pendidikan profesi advokat, hal itu dapat membantu meningkatkan kemampuan para calon advokat,” ujarnya.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Desa Jeruk Manis Jadi Panggung Pameran Pangan Asia Tenggara

Desa Jeruk Manis Jadi Panggung Pameran Pangan Asia Tenggara

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dijadwalkan menghadiri seminar dan pameran teknologi pangan se-Asia Tenggara pada 11–12 November

Perkuat Kepemimpinan Sekolah, Unram Gandeng Pemkab Loteng dan UPSI Malaysia

Perkuat Kepemimpinan Sekolah, Unram Gandeng Pemkab Loteng dan UPSI Malaysia

Unram bersama Pemkab Lombok Tengah dan UPSI Malaysia mengembangkan model HERI untuk memperkuat kepemimpinan kolaboratif di sekolah NTB.

Dosen Unram Bawa Teknologi Maggot ke Filipina, Limbah Pesisir Disulap Jadi Pakan Ikan

Dosen Unram Bawa Teknologi Maggot ke Filipina, Limbah Pesisir Disulap Jadi Pakan Ikan

Dosen Unram mengenalkan teknologi maggot sebagai bahan pakan ikan di Filipina sekaligus memperkuat kerja sama dengan MSU at Naawan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer