Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menuju Hub Pariwisata Dunia, RS Mandalika Harus Diperkuat

Kimda Farida • Kamis, 19 Februari 2026 | 13:20 WIB
MENOPANG HUB PARIWISATA: Gedung RS Mandalika yang berdiri megah di kawasan DPSP Mandalika menjadi sorotan utama dalam percepatan infrastruktur penunjang pariwisata NTB.
MENOPANG HUB PARIWISATA: Gedung RS Mandalika yang berdiri megah di kawasan DPSP Mandalika menjadi sorotan utama dalam percepatan infrastruktur penunjang pariwisata NTB.

LombokPost--Ambisi NTB untuk bertransformasi menjadi Hub Pariwisata internasional bukan sekadar isapan jempol.

Namun, di balik megahnya rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan pembenahan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), ada satu aspek krusial yang dinilai sangat perlu diperhatikan, kesiapan fasilitas kesehatan.

Ketua Komisi V DPRD NTB, Sudiartawan, menegaskan bahwa operasional RS Mandalika seharusnya menjadi prioritas utama dalam ekosistem pariwisata.

Sebagai satu-satunya rumah sakit di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, keberadaannya adalah "nyawa" bagi keselamatan wisatawan dan atlet internasional.

"RS Mandalika ini adalah tulang punggung medis kita di kawasan selatan. Jika kita bicara soal Hub Pariwisata, maka standar pelayanannya tidak boleh biasa-biasa saja. Kami di legislatif berkomitmen penuh mengawal sisi anggaran agar pengembangannya segera tuntas," ujar Sudiartawan.

Penguatan RS Mandalika ini sejalan dengan Masterplan Mandalika 2026.

Dalam rencana terbaru, kawasan seluas 1.175 hektare tersebut akan dibagi menjadi distrik-distrik tematik—mulai dari Marina West, Golf Resort, hingga Merese Sunset Hill.

Dengan proyeksi kunjungan yang melonjak di distrik-distrik tersebut, RS Mandalika dituntut mampu memberikan jaminan medical safety bagi para tamu VIP maupun wisatawan umum.

"Jangan sampai kita punya sirkuit kelas dunia dan hotel bintang lima, tapi fasilitas kesehatannya masih minim perhatian. RS Mandalika harus naik kelas untuk menopang konsep sportainment dan lifestyle yang kita usung," tambah politisi tersebut.

Visi penguatan infrastruktur ini juga diamini oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Tak hanya fokus pada medis, Gubernur Iqbal mendorong percepatan pembenahan BIZAM agar layak disebut sebagai gerbang dunia.

"Saya berharap Bandara Lombok segera melakukan perbaikan fisik agar wisatawan yang transit merasa betah berlama-lama. Teknologi bagasi harus modern, dan ruang tunggu perlu dipercantik," kata Gubernur Iqbal.

Baca Juga: TJSL PLN 2025 Tembus 701 Ribu Penerima, UMK dan Lingkungan Terdongkrak

Gubernur bahkan telah menyiapkan layanan VIP yang melibatkan sektor swasta serta penyediaan kendaraan listrik sebagai simbol ramah lingkungan.

Sinkronisasi antara bandara yang nyaman dan rumah sakit yang mumpuni akan menjadi kunci utama kesuksesan Lombok sebagai Hub penerbangan internasional. 

Editor : Kimda Farida
#RS Mandalika #dr Oxy Tjahjo Wahjuni #KEK Mandalika