Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perda BPP NTB Disiapkan, Solusi Ketimpangan Gaji Guru PPPK Paro Waktu

A
Penulis: Ali Rojai❯
Para PPPK paro waktu saat pelantikan di Halaman Kantor Gubernur NTB, Desember 2025. Perda BPP NTB disiapkan, solusi ketimpangan gaji guru PPPK paro waktu.
Para PPPK paro waktu saat pelantikan di Halaman Kantor Gubernur NTB, Desember 2025. Perda BPP NTB disiapkan, solusi ketimpangan gaji guru PPPK paro waktu.

LombokPost - Perda Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) disiapkan menjadi solusi tuntas mengatasi ketimpangan upah guru dan tenaga teknis PPPK paro waktu di NTB. Regulasi ini akan menjadi payung hukum utama guna menjamin kesejahteraan sekaligus membenahi tata kelola anggaran sekolah.


Advertisement

Penerapan Perda BPP dinilai memperkuat fondasi pendanaan sekolah sekaligus memperbaiki tata kelola pendidikan agar lebih transparan dan akuntabel. Jika regulasi ini berjalan konsisten, pengelolaan anggaran pendidikan dipastikan lebih tertib dan berkeadilan.

Saat ini, wacana penambahan anggaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk penggajian PPPK Paro Waktu masih dikonsultasikan ke pemerintah pusat. Hal ini krusial mengingat regulasi penggajian tenaga pendidik selama ini didasarkan pada perhitungan per jam pelajaran.

Pemerintah daerah kini fokus menuntaskan aturan dalam Perda BPP sebagai landasan utama sekolah.

Advertisement

“Jalan dulu. Kalau sudah Perda BPP ini clear, semuanya akan clear. Intinya di sana untuk mengatur,” ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) NTB Surya Bahari, Senin (26/1).

Pascapelantikan PPPK Paro Waktu Pemprov NTB Desember 2025 lalu, muncul fakta bahwa guru dan tenaga teknis sekolah hanya menerima sekitar Rp 500 ribu per bulan. Bahkan, terdapat honor yang dihitung Rp 40 ribu per jam. Sebaliknya, PPPK Paro Waktu di dinas, badan, dan tenaga kesehatan lingkup Pemprov NTB menerima upah sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) NTB.

Ketimpangan upah ini memicu sorotan tajam. Perbedaan antara PPPK Paro Waktu di sekolah dan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai tidak adil sehingga perlu segera dievaluasi.

Advertisement

Surya menegaskan, kesejahteraan yang diatur dalam Perda BPP tidak hanya menyasar guru, tetapi juga tenaga teknis sekolah. Dengan adanya payung hukum yang kuat, diharapkan tidak ada lagi keluhan soal minimnya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Seluruh pihak di ekosistem sekolah diminta bersabar menunggu proses regulasi ini rampung. Jika Perda BPP telah disahkan dan diterapkan, tenaga pendidik diharapkan bisa lebih fokus meningkatkan kualitas pengajaran.

 “Kalau sudah ada Perda BPP, aman dunia sekolahan ini. Indahlah dia sekolah, biar dia senyum,” ujar Surya.

Plt Kepala Disdikpora NTB Surya Bahari
Plt Kepala Disdikpora NTB Surya Bahari

Ia berharap kehadiran Perda BPP menjadi titik balik peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Sekaligus memastikan seluruh instrumen sekolah, mulai dari guru hingga tenaga teknis, mendapatkan hak yang sesuai dengan pengabdian mereka.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD NTB Kawal Janji Gubernur soal Insentif Guru PPPK 

DPRD NTB Kawal Janji Gubernur soal Insentif Guru PPPK 

DPRD NTB mendukung penuh tambahan insentif bagi 1.759 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paro waktu sebesar Rp 540 ribu.

Ketua BKOW NTB Dorong Siswa Berani Laporkan Perundungan dan Kekerasan

Ketua BKOW NTB Dorong Siswa Berani Laporkan Perundungan dan Kekerasan

Wagub NTB Indah Dhamayanti ajak siswa berani speak up lawan perundungan di sekolah guna memutus rantai kekerasan terhadap anak di NTB

SD Al Iqra Uji Coba MBG Prasmanan, Siswa Bisa Bebas Pilih Porsi dan Menu

SD Al Iqra Uji Coba MBG Prasmanan, Siswa Bisa Bebas Pilih Porsi dan Menu

SD Al Iqra Mataram menjadi sekolah perdana di Lombok yang menguji coba sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Efektif ce

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer