Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD NTB Pelototi Kelayakan Armada Kapal Jelang Libur Nataru

U
Penulis: Umar Wirahadi❯
Wakil Ketua DPRD NTB Muzihir meminta Dinas Perhubungan (Dishub) NTB memastikan kelaikan moda transportasi kapal penyeberangan menjelang Nataru.
Wakil Ketua DPRD NTB Muzihir meminta Dinas Perhubungan (Dishub) NTB memastikan kelaikan moda transportasi kapal penyeberangan menjelang Nataru.

LombokPost – Wakil Ketua DPRD NTB Muzihir meminta Dinas Perhubungan (Dishub) NTB memastikan kelaikan moda transportasi kapal penyeberangan.


Advertisement

Baik di lintas Pelabuhan Kayangan menuju Pelabuhan Poto Tano serta penyebarangan Lembar-Padangbai.

"Ini sangat penting karena ini sudah mendekati momen Natal dan Tahun Baru atau Nataru," kata Muzihir, Minggu (7/12).

Disampaikan, kapal laut menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menyeberang antar pulau saat Natal dan Tahun Baru.

Advertisement

Sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kapal yang digunakan dalam kondisi layak, aman, dan nyaman bagi para penumpang. 

"Aspek keselamatan harus jadi perhatian utama," ujar Muzihir. 

Kelayakan moda transportasi kapal laut penting menjadi perhatian pemerintah. Dewan tidak ingin terjadi insiden.

Advertisement

Seperti kejadian kapal mati mesin di tengah laut yang di alami KMP Mutiara Alas rute Pelabuhan Kayangan-Poto Tano pada Kamis (20/11) terulang kembali.

"Tidak lama ini ada kejadian kapal mati mesin di tengah laut. Itu tidak boleh terjadi lagi di momen Nataru," tegas Muzihir.

Pemprov melalui Dishub NTB harus mengambil langkah konkret dalam menjamin kelayakan kapal penyebrangan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Yaitu aktif melakukan uji kelayakan atau ramp check secara ketat terhadap semua kapal yang beroperasi. Baik dari aspek mesin, fasilitas keselamatan, hingga kapasitas penumpang.

"Dan pemprov harus tegas. Kami minta hentikan operasional kapal yang tidak memenuhi standar dan memastikan tidak ada dispensasi terhadap kapal yang tidak layak operasi," tegas Ketua DPW PPP NTB itu.

Anggota DPRD NTB asal Sumbawa Abdul Rahim menyampaikan agar pemerintah memberlakukan sanksi tegas bagi operator kapal yang melanggar aturan keselamatan.

Termasuk sanksi pencabutan izin operasional jika ditemukan pelanggaran serius.

"Masih banyak kapal tua yang berlayar sampai sekarang. Saya usulkan sebaiknya operasional mereka dihentikan karena membahayakan penumpang," ujar Bram, sapaan karibnya. 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Dorong Dishub NTB Maksimalkan Fasilitas Transportasi sebagai Sumber PAD 

DPRD Dorong Dishub NTB Maksimalkan Fasilitas Transportasi sebagai Sumber PAD 

Jika dikelola dengan maksimal, fasilitas transportasi bisa menjadi salah satu potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Provinsi NTB.

Gedung DPRD NTB Dibangun Empat Lantai Mulai 2027

Gedung DPRD NTB Dibangun Empat Lantai Mulai 2027

Pemerintah menargetkan pembangunan fisik gedung baru DPRD NTB di awal 2027

DPRD NTB Tak Satu Suara soal Penghapusan Pokir

DPRD NTB Tak Satu Suara soal Penghapusan Pokir

Anggota DPRD NTB dari Partai Perindo M. Nashib Ikroman menampik klaim yang menyebut seluruh anggota dewan ikhlas jika anggaran pokir dihapus

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer