LombokPost – Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda sangat peduli dengan lingkungan.
Khususnya dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Bahkan ia meneguhkan diri sebagai aktivitas lingkungan agar Rinjani bisa terbebas dari sampah.
"Keindahan Rinjani ini akan berkurang kalau masyarakat lokal tidak mendukung kebersihan dan kelestariannya," kata Isvie kepada Lombok Post.
Oleh karena itu, di sela-sela kesibukannya memimpin parlemen, ia kerap turun mengajak komunitas ibu-ibu di sekitar Sembalun untuk daur ulang sampah.
Khususnya sampah yang diperoleh dari aktivitas pendakian di Gunung Rinjani. Mulai dari botol plastik, bungkus makanan, hingga peralatan sekali pakai yang ditinggalkan begitu saja.
"Saya dengan warga Sembalun itu sangat dekat. Makanya ibu-ibu di Sembalun ini selalu aktif kalau saya ajak daur ulang sampah," tutur Isvie.
Isvie aktif mengkampanyekan slogan Go Rinjani Zero Waste. Menurutnya, kampanye itu harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan banyak pihak.
Selain warga lokal di sekitar TNGR, juga kepada komunitas pendaki, pemerintah daerah, serta pengelola TNGR.
"Status Rinjani sebagai destinasi unggulan pariwisata NTB harus dijaga dari bebas sampah. Titik tekan saya ini masyarakat lokal. Kalau warga lokal saja abai siapa lagi yang kita harapkan," ujar ibu satu anak itu.
Gunung Rinjani yang menjulang dengan ketinggian 3.726 mdpl memang dikenal memiliki pesona luar biasa.
Mulai dari Danau Segara Anak, padang savana, hingga panorama puncaknya selalu menjadi daya tarik.
Tapi masih adanya tumpukan sampah di kawasan pendakian membuat Isvie prihatin. Selain mengganggu lingkungan juga mengganggu habitat berbagai flora dan fauna endemik di dalam kawasan.
"Maka masyarakat lokal harus menjadi penjaga utama kawasan Rinjani. Inilah pentingnya kampanye Go Rinjani Zero Waste ini digaungkan terus," pungkas Wakil Ketua DPD I Golkar NTB itu.
Editor : Rury Anjas Andita