Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RSUD Praya Siapkan Manajer On Duty 24 Jam Hadapi Libur Lebaran dan Nyepi

L
Penulis: Lestari Dewi❯

Suasana lobi yang tampak lengang dari kunjungan keluarga pasien di RSUD Praya, Lombok Tengah, Selasa (10/5).
Suasana lobi yang tampak lengang dari kunjungan keluarga pasien di RSUD Praya, Lombok Tengah, Selasa (10/5).


Advertisement

 

 

LombokPost-Direktur RSUD Praya dr Mamang Bagiansah memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut tetap berjalan selama masa libur dan cuti bersama perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi. Berbagai persiapan dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan meski dalam suasana libur panjang.

Advertisement

Salah satu langkah yang disiapkan adalah penunjukan Manajer on Duty yang bertugas memastikan keberadaan manajemen atau pimpinan rumah sakit selama 24 jam setiap hari. Dengan sistem itu, pengawasan terhadap pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Selain itu, kesiapan pelayanan juga merujuk pada surat edaran dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) yang mengingatkan seluruh rumah sakit untuk meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan pada momentum hari besar keagamaan.

“Pada dasarnya seperti tahun-tahun sebelumnya, kami di RSUD Praya siap sedia melayani kebutuhan kesehatan masyarakat,” kata Mamang pada wartawan, Selasa (10/3).

Advertisement

Meski demikian, pihaknya masih membahas skema pelayanan poli bagi pasien rawat jalan selama masa cuti bersama. Tahun sebelumnya, ketika masa libur relatif singkat, pelayanan poli tetap melayani pasien dengan memberikan resep obat yang cukup untuk beberapa hari.

Bahkan dalam kondisi tertentu, pelayanan yang biasanya dilakukan poli dialihkan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Namun untuk tahun ini, masa libur diperkirakan mencapai sekitar tujuh hari. Karena itu, manajemen rumah sakit masih mendiskusikan kemungkinan pelayanan poli dibuka secara selang-seling atau hanya pada hari tertentu. Hal itu menyesuaikan kesiapan sumber daya manusia dan tenaga dokter.

“Ini masih kami diskusikan, baik kesiapan SDM maupun dokternya. Tapi untuk pelayanan IGD sudah pasti tetap siaga selama libur,” jelasnya.

Selain kesiapan layanan, pihak rumah sakit juga memastikan ketersediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, serta kesiapan menghadapi kemungkinan kejadian luar biasa selama masa libur panjang.

Mamang pun mengimbau masyarakat agar tidak panik jika membutuhkan layanan kesehatan selama libur dan cuti bersama. Rumah sakit dipastikan tetap memberikan pelayanan bagi pasien yang membutuhkan.

“Dan saya rasa pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas juga serupa, tidak perlu khawatir mendapat pelayanan kesehatan,” kata dia.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Residu Sampah MotoGP Berpotensi Sumbang PAD Loteng

Residu Sampah MotoGP Berpotensi Sumbang PAD Loteng

55 ton residu sampah MotoGP diperkirakan berpotensi menyumbang retribusi sekitar Rp 55 juta bagi pendapatan asli daerah (PAD) Loteng

Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen

Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen

Persentase penduduk miskin di Lombok Tengah (Loteng) turun menjadi 10,34 persen pada 2026, setara dengan sekitar 106,82 ribu orang.

Pathul-Nursiah Dorong Peternak Lokal Naik Kelas, Perdana Gelar Kontes Sapi Lombok 2026

Pathul-Nursiah Dorong Peternak Lokal Naik Kelas, Perdana Gelar Kontes Sapi Lombok 2026

Kontes sapi menjadi panggung apresiasi tinggi bagi para peternak rakyat yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi dan ketahanan pangan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer