Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Lotim Optimis Koperasi Nelayan Perkuat Sektor Perikanan

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Haerul Warisin
Haerul Warisin

Lombokpost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin optimistis pembangunan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih di Ekas, akan mendorong kemajuan sektor perikanan tangkap. Keberadaan koperasi dengan dukungan fasilitas lengkap itu diharapkan memperkuat produksi sekaligus pemasaran hasil perikanan Lotim.


Advertisement

"Kemarin saya sudah berkunjung ke koperasi kampung nelayan, ternyata banyak fasilitasnya," terang Bupati Lotim Haerul Warisin.

Ia menjelaskan, Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih telah dilengkapi fasilitas cold storage atau gudang pendingin untuk penyimpanan ikan dalam jumlah besar, genset berkapasitas besar, serta perlengkapan pendukung lainnya. Terkait kebutuhan air bersih, akan dipenuhi melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan, yang dalam waktu dekat kembali beroperasi.

Bupati mengatakan, pembangunan koperasi kampung nelayan tersebut dilaksanakan pemerintah pusat. Namun, pengelolaannya akan diserahkan kepada masyarakat pesisir dengan keanggotaan seluruh nelayan di wilayah tersebut.

Advertisement

Ke depan, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya dibangun di pesisir Ekas. Seluruh kawasan pesisir Lotim, mulai dari Jerowaru hingga Sambelia, akan diusulkan menjadi kampung nelayan dan memiliki Koperasi Nelayan Merah Putih.

"Ini untuk mendukung program ketahanan pangan. InsyaAllah perikanan kita akan maju dengan adanya koperasi ini," katanya.

Ia meminta seluruh kepala desa lebih tanggap terhadap kebijakan pemerintah pusat yang mendorong setiap desa memiliki koperasi. Desa hanya diminta menyiapkan lahan, sementara anggaran pembangunan gerai ditanggung pemerintah pusat.

Advertisement

"Jangan ada penolakan, kasihan nanti desanya tidak maju. Kalau ada tanah milik kami (Pemkab) silakan pakai, kalau ada lahan milik Pemprov silakan pakai. Kalau tidak ada silakan beli atau tukar guling tanah pecatunya yang lokasinya terlalu jauh," katanya.

Ia menegaskan, tukar guling tanah pecatu dapat dilakukan selama sesuai aturan yang berlaku dan mendukung program pemerintah pusat. Ia menyatakan siap menandatangani apabila ada desa yang mengajukan tukar guling tanah pecatu dengan lahan strategis untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih.

"Suruh saja saya tanda tangan, saya siap. Ini demi negara. Kalau dulu memang tidak boleh tukar guling. Tapi saya siap tanda tangan demi kemajuan desa," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lotim Khairul Ihsan menilai pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih cukup berat. Terutama dengan kewajiban desa menyiapkan lahan seluas minimal 10 are hingga maksimal 12 are.

"Ini kan berat untuk mencari lahan. Kecuali kita disuruh beli atau menyewa. Tapi ini kan kita disuruh cari aset Pemkab, Pemprov," katanya. (par/r7)

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terkendala Alat Tangkap, Operasional KNMP Ekas Buana Belum Maksimal

Terkendala Alat Tangkap, Operasional KNMP Ekas Buana Belum Maksimal

Pemkab Lombok Timur (Lotim) mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan serah terima aset Kampung Nelayan Merah Putih Ekas

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

Program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 mulai disiapkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan pe

Terancam Digusur, Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Ngadu ke DPRD Lombok Tengah

Terancam Digusur, Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Ngadu ke DPRD Lombok Tengah

Warga mendatangi DPRD Loteng untuk meminta kepastian status tanah setelah kepala desa disebut meminta mereka segera mengosongkan lahan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer