Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

74 Rumah Warga Menceh Diterjang Puting Beliung

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

Salah seorang warga Dusun Kuwangwai, Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur saat memperbaiki atap rumahnya yang diterbangkan oleh angin kencang pada Minggu (11/1)
Salah seorang warga Dusun Kuwangwai, Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur saat memperbaiki atap rumahnya yang diterbangkan oleh angin kencang pada Minggu (11/1)


Advertisement

LombokPost-Sebanyak 74 unit rumah warga Dusun Kuwangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur rusak diterjang angin puting beliung. Sembilan unit di antaranya rusak berat, sedangkan sisanya rusak sedang dan ringan.

"Itu kerusakannya dari tembok yang roboh dan atap rumah yang diterbangkan," terang Kepala Desa Menceh Idrus, Senin (12/1).

Dia menjelaskan, Pemdes Menceh telah berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Perkim dan Sosial untuk penanganan pascabencana. Pemdes setempat juga menyatakan kesiapan membantu kebutuhan warga.

Advertisement

Sejak kejadian tersebut, bantuan logistik telah didistribusikan dari BPBD Lotim hingga Dinas Sosial. Bantuan mendesak yang disalurkan berupa air minum, terpal, mi instan, beras, dan tenda.

"Alhamdulillah sejak tadi malam (Minggu, Red), bantuan sudah berdatangan," katanya.

Warga yang rumahnya rusak berat saat ini telah dievakuasi ke rumah kerabat atau tetangga terdekat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan agar tidak ada warga yang mengungsi di tenda.

Advertisement

Selain merusak puluhan rumah, peristiwa tersebut mengakibatkan lima warga luka-luka. Korban terdiri atas tiga dan dua orang dewasa.

"Mereka sempat dilarikan ke RSUD Lotim Labuhan Haji. Tapi satu orang masih dirawat, karena mengalami retak tulang, karena diterbangkan angin saat berada di pantai, namun kondisinya sudah membaik," katanya.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinsos Lotim Herman menambahkan, bantuan logistik tanggap darurat yang disalurkan bertujuan memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Bantuan meliputi makanan siap saji, perlengkapan bayi, kasur, tenda, beras, mi instan, hingga selimut.

"Makanan siap saji ada 100 paket yang kita distribusikan. Kalau beras, yang kita bawa masih terbatas cuma 125 kilogram untuk penanganan tanggap darurat selama 2-3 hari saja," katanya.

Herman menyebut Kementerian Sosial telah menginstruksikan pendataan korban untuk usulan bantuan bahan bangunan maupun bantuan lainnya.

Menurutnya, kondisi di Desa Menceh masih aman sehingga tidak perlu mendirikan dapur umum. Masyarakat dinilai masih bisa memasak di rumah masing-masing atau di kediaman tetangga.

"Tidak perlu, kecuali kalau banyak anggota masyarakat yang terdampak tidak bisa memasak, tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, kami dari Dinas Sosial siap mendirikan dapur umum," tutupnya. (par/r7)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Pati Belajar Pengelolaan Pendidikan ke Lombok Timur

Pemkab Pati Belajar Pengelolaan Pendidikan ke Lombok Timur

Pemkab Pati, Provinsi Jawa Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Lotim. Kunjungan ini bertujuan melakukan studi tiru di bidang pendidikan

17 Bakal Calon Ramaikan Pilkades Sembalun

17 Bakal Calon Ramaikan Pilkades Sembalun

Sebanyak 17 bakal calon kepala desa (kades) dari enam desa di Kecamatan Sembalun, telah mendaftar untuk mengikuti Pilkades Serentak 2027

Sekda Lotim Ingatkan Panitia Pilkades Sampaikan Hasil Verifikasi Bakal Calon dengan Transparan

Sekda Lotim Ingatkan Panitia Pilkades Sampaikan Hasil Verifikasi Bakal Calon dengan Transparan

M Juaini Taofik menekankan panitia Pilkades tingkat desa, untuk menyampaikan hasil verifikasi persyaratan bakal calon dengan transparan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer