Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangkan Fasilitas TPST Modern di Sembalun

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

Zaedar Rohman
Zaedar Rohman


Advertisement

LombokPost - Pemkab Lombok Timur (Lotim) terus memperjuangkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah di Kecamatan Sembalun. Mengingat statusnya sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), keberadaan sistem pengelolaan sampah di Sembalun dinilai sangat mendesak.

"Kami telah memenuhi seluruh persyaratan dokumen, termasuk lahan juga telah disiapkan untuk menjemput program dari pemerintah pusat," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lotim Zaedar Rohman, Jumat (30/1).

Penyiapan berbagai persyaratan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Lotim merealisasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Sembalun. Meski ada kabar tertundanya anggaran pusat akibat efisiensi, Zaedar tetap optimistis TPST Sembalun masuk skala prioritas.

Advertisement

Sebab, ia melihat masalah sampah di Sembalun bukan sekadar urusan teknis, melainkan menyangkut citra kawasan wisata dan kelestarian lingkungan.

"Kebutuhannya sangat mendesak. Jangan sampai karena ketiadaan fasilitas pengolahan, timbul pencemaran lingkungan yang justru merusak wajah wisata kita," katanya.

Pemkab Lotim terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan TPST di Sembalun secepatnya terealisasi. Zaedar menegaskan, rencana pembangunan ini bukan lagi sekadar Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) tingkat desa. Melainkan fasilitas modern berkapasitas besar yang mampu mencakup seluruh wilayah Sembalun.

Advertisement

"Saat ini kita juga tengah menyiapkan struktur kelembagaan yang kuat. Rencananya, pengelolaan akan melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bermitra langsung dengan masyarakat setempat," ungkapnya.

Pemkab Lotim juga akan menjalin MoU dengan masyarakat sekitar untuk mengatur hak dan kewajiban warga, termasuk sistem retribusi dan jadwal pengangkutan sampah.

Selain itu, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa NGO untuk penguatan kapasitas masyarakat agar keberlanjutan sarana tersebut nantinya tetap terjaga.

"Kita akan terus berikhtiar. Kita ingin Sembalun menjadi daerah wisata yang tidak hanya indah secara alam, tapi juga nyaman bagi pengunjung. Kita optimis pusat tetap serius memberikan perhatiannya untuk Sembalun," tutupnya. (par/r7)

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Petani Sembalun Tak Lagi Sekadar Jual Biji Kopi

Petani Sembalun Tak Lagi Sekadar Jual Biji Kopi

Industri olahan kopi rumahan dan kedai-kedai kopi di Kecamatan Sembalun semakin menjamur. Kondisi ini dinilai cukup menggerakkan roda ekonom

Wisatawan yang ke Sembalun Diminta Waspada saat Musim Hujan

Wisatawan yang ke Sembalun Diminta Waspada saat Musim Hujan

Memasuki peralihan musim tahun ini, Camat Sembalun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mewaspadai potensi bencana alam di Sembalun.

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Info cuaca destinasi wisata Lombok hari ini. Suhu Sembalun capai 16°C, Senggigi dan Mandalika cerah berawan. Simak laporan lengkap BMKG NTB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer