Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Longsor Berulang, BPBD Lotim Atensi Jalur Pusuk

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
BENCANA LONGSOR: Petugas kepolisian bersama masyarakat saat membersihkan material longsor yang terjadi di jalan wisata Pusuk Sembalun beberapa hari lalu.
BENCANA LONGSOR: Petugas kepolisian bersama masyarakat saat membersihkan material longsor yang terjadi di jalan wisata Pusuk Sembalun beberapa hari lalu.

LombokPost-Curah hujan tinggi membuat jalur wisata Pusuk Sembalun kembali berada dalam ancaman. Dalam sebulan terakhir, longsor tercatat terjadi hingga tiga kali, mendorong BPBD Lombok Timur (Lotim) mempercepat langkah mitigasi dan penanganan di kawasan tersebut.


Advertisement

“Ini akan menjadi perhatian serius kami,” terang Kalak BPBD Lotim Lalu Muliadi, Rabu (11/2).

Muliadi menyebut, untuk menangani hal ini pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD NTB untuk melakukan asesmen. Peristiwa longsor yang terus terjadi ini bahkan mendapat atensi dari Bupati Lotim dan Gubernur NTB untuk segera dicarikan solusi dan pencegahan.

Tebing yang rawan longsor direncanakan akan dibangun tanggul atau dalam bentuk lain untuk menahan material tanah maupun bebatuan, sehingga material longsor tidak langsung jatuh ke jalan.

Advertisement

“Nanti model tanggulnya tergantung hasil asesmen. Sekarang ini sedang dilakukan asesmen. Setelah selesai baru nanti akan dibuat model tanggulnya seperti apa,” katanya.

Material longsor selama ini kerap menutup badan jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat maupun wisatawan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara, tetap waspada terhadap potensi bahaya di jalur wisata Sembalun.

Selain longsor, pohon tumbang dan jalan licin juga perlu diantisipasi terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Termasuk kabut tebal yang sering muncul di kawasan Pusuk Sembalun yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Advertisement

“Jika berkendara melintas ke Sembalun atau sebaliknya, tetap waspada. Kalau cuaca sedang buruk sebaiknya perjalanan ditunda dulu,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) cukup membantu BPBD dalam merespons setiap bencana. Seperti di Kecamatan Sembalun yang dinilai selalu responsif setiap terjadi longsor.

Pihaknya juga berencana setiap tahun membentuk TSBD untuk membantu penanganan bencana. Saat ini TSBD yang telah terbentuk tersebar di 57 desa. Ditargetkan setiap tahun ada penambahan TSBD dan diharapkan setiap desa memiliki TSBD.

“Alhamdulillah kemarin TSBD Sembalun cukup aktif dan responsif ketika terjadi longsor beberapa kali di jalan Pusuk. Makanya keberadaan TSBD ini cukup membantu dan penting,” tutupnya. (par/r7) 

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Petani Sembalun Tak Lagi Sekadar Jual Biji Kopi

Petani Sembalun Tak Lagi Sekadar Jual Biji Kopi

Industri olahan kopi rumahan dan kedai-kedai kopi di Kecamatan Sembalun semakin menjamur. Kondisi ini dinilai cukup menggerakkan roda ekonom

Wisatawan yang ke Sembalun Diminta Waspada saat Musim Hujan

Wisatawan yang ke Sembalun Diminta Waspada saat Musim Hujan

Memasuki peralihan musim tahun ini, Camat Sembalun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mewaspadai potensi bencana alam di Sembalun.

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Info cuaca destinasi wisata Lombok hari ini. Suhu Sembalun capai 16°C, Senggigi dan Mandalika cerah berawan. Simak laporan lengkap BMKG NTB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer