Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

143 Kepala SDN dan SMPN di Lotim Dilantik

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

SUMPAH JABATAN: Wakil Bupati Lombok Timur saat memimpin pengambilan sumpah jabatan ratusan kepala sekolah SD dan SMPN di Lotim
SUMPAH JABATAN: Wakil Bupati Lombok Timur saat memimpin pengambilan sumpah jabatan ratusan kepala sekolah SD dan SMPN di Lotim


Advertisement

Lombokpost-Kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Lombok Timur
(Lotim) dilantik, Senin (2/3). Kepala sekolah yang
baru diharapkan membawa perubahan bagi sekolah masing-masing.

“Pelantikan hari ini sebanyak 143 orang, kemarin ada lima orang yang mengundurkan diri dan pensiun,” terang Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, M Nurul Wathoni seusai pelantikan, Senin (2/3).

Ia menyebut, syarat menjadi kepala sekolah harus
lulus seleksi Bakal CalonbKepala Sekolah (BCKS)
yang dilakukan Kemendikdasmen. Jumlah peserta
BCKS sebelumnya mencapai ratusan orang.

Advertisement

Usai Lebaran, pihaknyavakan kembali berkoordinasibdengan Kemendikdasmen
untuk membuka BCKS. Sebab, banyak sekolah masih dijabat Plt dan ada yangbmenjabat lebih dari dua periode sebanyak 420 orang.

“Sebenarnya di Permenbitu harus dua periode tidak boleh lebih. Tetapi di sistem dan di dapodik data mereka masih ada, sehingga mereka
masih menjabat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin
meminta kepala sekolah berhati-hati dan mengelola keuangan sekolah dengan baik, terutama pembangunan yang dikelola secara swakelola.

Advertisement

“Lakukan kerja sama dengan orang yang sudah
berpengalaman, silahkan bertanya dengan yang
berpengalaman,” terang Haerul Warisin.

Ia mengingatkan agar kepala sekolah tidak bekerja
serampangan yang dapat menimbulkan kerugian
negara dan merugikan masyarakat. Pengelolaan
keuangan berbeda dengan mengelola keuangan pribadi sehingga dibutuhkan
kehati-hatian.

Untuk mengantisipasi kesalahan, ia akan meminta
Dinas PUPR mendampingi kepala sekolah dalam pembangunan yang dikerjakan secara swakelola.

“Guru dan kepala sekolah harus berpikir inovatif.
Kami juga berharap agar sekolah dapat mendukung program strategis nasional
seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Karena ini berdampak positif bagi anak didik,”katanya. (par/r7)

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Delapan Jabatan Eselon II Segera Kosong, Pemprov NTB Kejar Pengisian Lewat Manajemen Talenta

Delapan Jabatan Eselon II Segera Kosong, Pemprov NTB Kejar Pengisian Lewat Manajemen Talenta

Kekosongan eselon II Pemprov NTB bertambah hingga Mei 2027, pengisian jabatan disiapkan melalui sistem manajemen talenta.

Ketika Teduh Masih Mengenal Jabatan

Ketika Teduh Masih Mengenal Jabatan

Setiap 17 Agustus-an, lapangan-lapangan di negeri ini kembali ramai. Merah Putih berdiri di tengah, anak-anak sekolah datang sejak pagi.

Messi, Mohan dan Seni Memimpin dari Hati

Messi, Mohan dan Seni Memimpin dari Hati

Juara atau tidak hari ini, World Cup 2026 kemungkinan akan jadi panggung terakhir Messi. Dan masa jabatan seorang Walikota juga ada akhirnya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer