
LombokPost - Teror anjing liar di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kian meresahkan.
Belum hilang duka atas kejadian sebelumnya, kini Ahmad Muzawir Hawari, bocah 11 tahun asal Montong Dangah, Dusun Batu Son, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, menjadi korban keganasan gerombolan anjing saat sedang bermain, Senin (20/4).
Siswa kelas IV SDN 1 Lepak tersebut terpaksa dilarikan ke pusat kesehatan setelah dikeroyok kawanan hewan predator itu di dekat rumahnya.
Baca Juga: Seorang Anak di Lotim Diserang Anjing Liar Saat Pulang Mengaji
"Kejadiannya sekitar Pukul, 10.30 Wita, korban saat itu sedang bermain di halaman dekat rumahnya bersama teman teman sebayanya," terang Kasi Humas Polres Lotim, IPTU Lalu Rusmaladi.
Peristiwa bermula saat korban dan rekan-rekannya asyik bermain bola. Di tengah permainan, mereka melihat segerombolan anjing tengah mengejar ayam.
Secara spontan, anak-anak tersebut berusaha menghalau kawanan anjing itu agar menjauh.
Namun, tindakan tersebut justru memicu amarah gerombolan anjing. Bukannya lari, kawanan hewan itu justru berbalik mengejar anak-anak.
Saat mencoba menyelamatkan diri, naas bagi korban karena posisinya berada paling belakang. Sedikitnya tiga ekor anjing langsung menyergapnya.
"Akibat gigitan itu korban mengalami luka-luka di bagian kaki, paha, tangan dan punggung," jelasnya.
Baca Juga: Distan Hentikan Eliminasi Anjing Liar
Beruntung, aksi penyerangan itu diketahui orang tua korban yang langsung berlari memberikan pertolongan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




