Lombokpost-Percepatan pembangunan jalan di Lombok Timur (Lotim) melalui skema penganggaran tahun jamak mulai dikerjakan. Pengerjaan tersebut ditandai dengan peluncuran pembangunan ruas jalan Terara-Santong di Kecamatan Terara.
“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas kerja keras dan sinergi yang telah terbangun, sehingga program-program pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat launching percepatan pembangunan jalan melalui skema tahun jamak, Rabu (31/12).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Terara yang selama ini taat membayar pajak sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, salah satunya pembangunan jalan.
Pembangunan akses jalan dinilai sangat penting dan tidak dapat ditawar. Menurutnya, jalan menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, akses jalan yang baik juga berperan mendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, serta sektor strategis lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Lotim Achmad Dewanto Hadi menyampaikan, percepatan pembangunan jalan melalui skema tahun jamak dimulai dari ruas Terara-Santong. Total panjang ruas jalan tersebut mencapai 5,49 kilometer, dengan prioritas penanganan sepanjang 4 kilometer melalui skema long segment dan anggaran sebesar Rp 14 miliar.
“Ruas jalan Terara-Santong menjadi salah satu ruas jalan dengan alokasi anggaran terbesar. Ini dikarenakan kondisi jalan yang membutuhkan penanganan serius,” terang Dewanto Hadi.
Untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan jalan dalam jangka panjang, dilakukan peningkatan kualitas konstruksi. Pada bahu jalan akan menggunakan fondasi hotmix.
Ia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari penganggaran tahun jamak dengan total anggaran sebesar Rp 250 miliar. Hingga saat ini, anggaran yang telah terserap mencapai Rp 229 miliar.
“Sisa sekitar Rp 21 miliar akan digunakan untuk rekomendasi serta prioritas ruas jalan yang belum tertangani,” jelasnya.
Secara keseluruhan, terdapat 59 ruas jalan dengan total panjang mencapai 165 kilometer yang akan dikerjakan hingga tahun 2027. Rinciannya terdiri dari 49 ruas jalan kabupaten dan 11 ruas jalan lainnya.
Seluruh tahapan perencanaan pembangunan jalan telah dikonsultasikan dengan DPRD Lotim. Sementara untuk pembangunan ruas jalan lainnya saat ini masih dalam tahap persiapan, sehingga pelaksanaan fisik ditargetkan mulai aktif pada pertengahan Januari 2026.
“Pemenang tender telah menandatangani kontrak dengan pihak vendor dan mulai melakukan konsolidasi personel serta peralatan,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic