Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Petani Lotim Dapat Asuransi Dari Bulog

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 10 Februari 2026 | 22:05 WIB

ASURANSI PETANI: Perwakilan petani di Lombok Timur (Lotim) saat menerima secara simbolis asuransi pertanian dari Perum Bulog.
ASURANSI PETANI: Perwakilan petani di Lombok Timur (Lotim) saat menerima secara simbolis asuransi pertanian dari Perum Bulog.
 

LombokPost - Puluhan petani di Lombok Timur (Lotim) mendapatkan asuransi pertanian dari Bulog. Hal ini sebagai langkah mitigasi risiko gagal panen akibat perubahan iklim, hama, maupun bencana alam yang dapat menyebabkan petani merugi.

"Lotim menjadi sentra produksi beras dan mitra Bulog yang sangat penting. Karena itu kami memberikan perhatian dalam bentuk program Bulog Peduli Petani," terang Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog Sudarsono Hardjsoekarto, Senin (9/2).

Kata dia, asuransi pertanian ini masih dalam tahap uji coba yang dikhususkan bagi petani yang menanam padi. Asuransi ini sebagai mitigasi gagal panen, baik karena terserang hama maupun akibat perubahan iklim. Terlebih saat ini cuaca ekstrem sedang melanda daerah NTB, khususnya Lotim.

Baca Juga: Bulog NTB Serap Gabah Petani di Desa Giri Sasak Lobar, Dukung Ketahanan Pangan Nasional ​

Selain di Lotim, asuransi ini juga dilakukan uji coba dan sosialisasi di empat provinsi di Indonesia, yakni Jawa Barat, Bali, NTT, dan Jambi, kepada kelompok tani yang dipilih langsung Dinas Pertanian setempat.

"Untuk tahap pertama ini, karena ini merupakan uji coba, bantuan ini masih terbatas. Namun pada saatnya nanti, setelah para petani merasakan manfaatnya, kami bersama Pemprov dan Pemerintah pusat akan melanjutkan program asuransi ini," katanya.

Ia menyebutkan asuransi ini merupakan hal baru. Sebelumnya, tanaman padi yang rusak akibat perubahan cuaca, suhu, maupun curah hujan tidak mendapatkan asuransi. Saat ini Perum Bulog menggandeng Askrindo untuk memberi asuransi kepada petani.

Baca Juga: Sinergi Baja BULOG-TNI AD, Babinsa Siap Kawal Serapan Gabah Petani Hingga ke Desa

Menurutnya, proses pengklaiman asuransi ini akan dijelaskan langsung oleh Askrindo. Namun ia menyebut proses pengklaimannya cukup mudah dan sederhana. Di Lotim, luas lahan yang mendapatkan bantuan asuransi sementara ini seluas 152 hektare.

"Untuk mekanisme klaimnya nanti petani akan dijelaskan oleh ahlinya, termasuk besarannya akan dijelaskan langsung oleh Askrindo karena itu produk dari Askrindo. Tapi asuransi ini dirancang lebih simpel dan mudah," katanya.

Diharapkan para petani terus melanjutkan program produksi pertanian dan menjadi mitra Bulog dalam rangka menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga beras.

Bulog Baca Juga: Target 240 Ribu Ton Setara Beras, Bulog NTB Siapkan Skema Gudang Sewa

Sementara itu, Asisten II Pemkab Lotim Bagian Ekonomi Muhammad Khairi mengatakan Pemkab Lotim sangat menyambut baik program ini. Terlebih sebagian besar masyarakat di Lotim berprofesi sebagai petani.

"Kita ingin petani kita berdaya, jangan sampai karena faktor cuaca mereka tidak mau bertani, kami ingin mereka tetap eksis sebagai petani di Lotim," terang Khairi.

Diharapkan asuransi ini ke depan tidak hanya menyasar petani padi, namun juga petani lainnya.

Baca Juga: Bulog Lotim Kerjasama dengan Ponpes Untuk Penyaluran Beras SPHP

Sementara itu, salah satu petani Kamarudin mengapresiasi program Perum Bulog Peduli dengan memberikan asuransi bagi petani. Hal ini diakui membuatnya merasa lebih aman dalam bertani karena ada perlindungan ketika tanaman rusak atau gagal panen akibat hama maupun cuaca.

"Yang mendapatkan uji coba asuransi ini sebanyak 30 petani dengan total luas lahan 152 Hektare," katanya.

Ia menyebut kondisi cuaca saat ini mengakibatkan sejumlah tanaman petani terserang hama, kerdil, dan pertumbuhannya tidak optimal. Sehingga keberadaan asuransi ini dinilai memberikan jaminan dan rasa aman bagi para petani. (par/r7).

Editor : Prihadi Zoldic
#gagal panen #Petani #bulog #Lotim #asuransi