Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lotim Minta Program 2027 Tepat Sasaran, Jembatan Putus Jadi Prioritas

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 13 Februari 2026 | 23:08 WIB
KONSUKTASI PUBLIK: Bupati Lotim Haerul Warisin bersama sejumlah pemangku kepentingan di Lotim saat melakukan Konsultasi publik rencana awal rencana kerja pemerintah daerah Lotim 2027.
KONSUKTASI PUBLIK: Bupati Lotim Haerul Warisin bersama sejumlah pemangku kepentingan di Lotim saat melakukan Konsultasi publik rencana awal rencana kerja pemerintah daerah Lotim 2027.

Lombokpost - Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin menekankan para peserta atau tim yang terlibat dalam penyusunan rencana kerja daerah pemerintah tahun 2027, agar fokus membuat program yang langsung menyentuh dan dirasakan langsung manfaatnlya oleh masyarakat.

"Kita hari ini menyusun rencana kerja untuk tahun 2027. Kita berharap apa yang direncanakan ini tidak lepas dari RPJMD dan visi-misi Bupati wakil bupati," terang Bupati Lotim, Haerul Warisin pada Konsultasi Publik Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Kamis (12/2).

Ia menekan program-program pembangunan yang dibuat adalah program yang dapat membatu masyarakat langsung, baik di sektor ekonomi, sosial dan pendidikan maupun lainnya. Untuk infrastruktur jalan diakui sudah ada program yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Disebutkan yang menjadi perhatian Pemkab Lotim saat ini ialah beberapa jembatan di Lotim yang putus akibat bencana. Akan tetapi terkait jembatan ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita sudah meminta kepada BNPB, untuk ikut menyelesaikan jembatan-jembatan kita yang putus akibat bencana," katanya.

Perbaikan jembatan ini, disebut sebenarnya bisa saja diselesaikan oleh Pemkab Lotim secara perlahan-lahan. Bahkan Pemkab Lotim juga telah menyiapkan anggaran. Namun BNPB memberikan rambu-rambu untuk ditangani.

Untuk itu, Pemkab Lotim akan terus berkomunikasi dengan BNPB. Selain itu pihaknya juga telah meminta ke pemerintah pusat agar jembatan Kelurahan Sekarteja dibuatkan menjadi jembatan gantung, mengingat ruas jembatan yang cukup luas.

"Kami juga sudah minta bantuan kepada pemerintah pusat untuk jembatan Sekarteja. kita mau pakai jembatan gantung di situ karena ruasnya sangat panjang," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lotim M Waes Al Qarni menyampaikan perencanaan merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang harus betul-betul diperhatikan.

"Keberhasilan suatu pemerintahan dan pembangunan tergantung dari baik tidaknya perencanaan yang dilakukan," ujar Waes.

Untuk menghasilkan perencanaan yang baik, diharapkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Lotim, dapat memberikan perhatian serius terhadap rangkaian proses perencanaan ini. Serta terlibat secara aktif, sehingga esensi kegiatan tersebut betul-betul tercapai sebagai instrumen penting dalam melakukan perencanaan di Lotim.

Ia menyebut Lotim memiliki peran sangat strategis di NTB. Untuk itu perencanaan pembangunan yang akan disusun diharapkan tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan saat ini, tetapi perencanaan pembangunan yang memiliki orientasi jangka panjang.

"Dengan perencanaan yang baik dapat mengantisipasi permasalahan yang berpotensi muncul di masa yang akan datang," tutupnya. 

 

 

 

Editor : Marthadi
#rencana pembangunan #Visi Mis #rencana kerja #Lotim #rpjmd