Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

143 Kepala SDN dan SMPN di Lotim Dilantik

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 3 Maret 2026 | 18:21 WIB

SUMPAH JABATAN: Wakil Bupati Lombok Timur saat memimpin pengambilan sumpah jabatan ratusan kepala sekolah SD dan SMPN di Lotim
SUMPAH JABATAN: Wakil Bupati Lombok Timur saat memimpin pengambilan sumpah jabatan ratusan kepala sekolah SD dan SMPN di Lotim

Lombokpost-Kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Lombok Timur
(Lotim) dilantik, Senin (2/3). Kepala sekolah yang
baru diharapkan membawa perubahan bagi sekolah masing-masing.

“Pelantikan hari ini sebanyak 143 orang, kemarin ada lima orang yang mengundurkan diri dan pensiun,” terang Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, M Nurul Wathoni seusai pelantikan, Senin (2/3).

Ia menyebut, syarat menjadi kepala sekolah harus
lulus seleksi Bakal CalonbKepala Sekolah (BCKS)
yang dilakukan Kemendikdasmen. Jumlah peserta
BCKS sebelumnya mencapai ratusan orang.

Usai Lebaran, pihaknyavakan kembali berkoordinasibdengan Kemendikdasmen
untuk membuka BCKS. Sebab, banyak sekolah masih dijabat Plt dan ada yangbmenjabat lebih dari dua periode sebanyak 420 orang.

“Sebenarnya di Permenbitu harus dua periode tidak boleh lebih. Tetapi di sistem dan di dapodik data mereka masih ada, sehingga mereka
masih menjabat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin
meminta kepala sekolah berhati-hati dan mengelola keuangan sekolah dengan baik, terutama pembangunan yang dikelola secara swakelola.

“Lakukan kerja sama dengan orang yang sudah
berpengalaman, silahkan bertanya dengan yang
berpengalaman,” terang Haerul Warisin.

Ia mengingatkan agar kepala sekolah tidak bekerja
serampangan yang dapat menimbulkan kerugian
negara dan merugikan masyarakat. Pengelolaan
keuangan berbeda dengan mengelola keuangan pribadi sehingga dibutuhkan
kehati-hatian.

Untuk mengantisipasi kesalahan, ia akan meminta
Dinas PUPR mendampingi kepala sekolah dalam pembangunan yang dikerjakan secara swakelola.

“Guru dan kepala sekolah harus berpikir inovatif.
Kami juga berharap agar sekolah dapat mendukung program strategis nasional
seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Karena ini berdampak positif bagi anak didik,”katanya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#jabatan #Lotim #Mutasi #kepala sekolah #Dikbud