Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov Harus Turun Tangan Pulangkan Kurniawan

Administrator • Rabu, 6 Maret 2019 | 12:24 WIB
BERHARAP DIPULANGKAN: Atlet tarung derajat NTB Kurniawan (kiri) melatih tendangannya saat latihan di Padepokan Pencak Silat GOR 17 Desember Mataram, tahun 2018 lalu.
BERHARAP DIPULANGKAN: Atlet tarung derajat NTB Kurniawan (kiri) melatih tendangannya saat latihan di Padepokan Pencak Silat GOR 17 Desember Mataram, tahun 2018 lalu.

MATARAM-Atlet tarung derajat NTB Kurniawan belum juga bisa dipulangkan. Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) NTB sudah bersurat dan meminta peraih medali emas PON XIX/2016 Jawa Barat agar bisa bertugas di Bumi Gora. Tetapi permintaan itu belum dikabulkan Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Ditajenad) Bandung.


Diketahui, Kurniawan merupakan salah satu atlet andalan NTB di PON XX/2020 Papua.  Saat ini, dia bertugas di Ditajenad Bandung.


Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, memindahtugaskan prajurit tidak sembarangan. Harus berdasarkan prosedur yang sudah ditetapkan. ”Tidak bisa asal memulangkan prajurit, meski statusnya sebagai atlet andalan,” kata Rizal kepada Lombok Post, Senin (4/3).


Pemprov NTB harus bersurat ke Markas Besar (Mabes) TNI AD. Tembusannya ke tempat bertugasnya Kurniawan. ”Kalau atletnya tugas di Ditajenad, buat tembusan ke Ditajenad,” sarannya.


Nanti, pihaknya akan berkomunikasi dengan Ditajenad, untuk membicarakan terkait Kurniawan. ”Saya ingin dengar apa persoalan yang menyebabkan Kurniawan tak dapat dipindahtugaskan ke NTB,” kata dia.


Jika Ditajenad tak memberikan izin, Kurniawan dapat berlatih bersama klub tarung derajat di kawasan wilayah Ditajenad. ”Solusinya hanya itu saja,” sarannya.


Sementara itu, pelatih tarung derajat NTB Dedi Noorcholis mengungkapkan, Kurniawan ditarget bisa mempertahan prestasinya di PON Papua. Untuk mempertahankannya, program latihan harus dijalankan secara maksimal. ”Kalau tidak latihan mustahil bisa raih medali emas (lagi),” kata Dedi.


Dia berharap, Kurniawan segera dipindahkan ke NTB supaya latihannya lebih fokus. ”Harus latihan di NTB,” pungkasnya.


Wakil Ketua I KONI NTB H Suhaimi akan mengikuti saran dari Danrem. KONI akan meminta Pemprov NTB untuk bersurat ke Mabes TNI. ”Kita akan susun draf surat secepatnya,” kata Suhaimi.


Sebelumnya, KONI sudah bersurat ke Mabes TNI. Tetapi, tak direspons. ”Mudahan saja dengan keterlibatan Danrem, Kurniawan dapat bertugas di NTB dan fokus berlatih,” harapnya.  (arl/r1)

Editor : Administrator
#Sportivo