LombokPost – Real Madrid tampil perkasa saat menghadapi Manchester City dan memastikan langkah ke perempat final usai unggul agregat 5-1, meskipun sebagian pemain utama absen. Berbekal kemenangan 3-0 di leg pertama, Real Madrid tampil solid dan penuh percaya diri. Laga ini juga diwarnai momen krusial berupa handball Bernardo Silva yang berujung penalti sekaligus kartu merah.
Sejak awal pertandingan, Manchester City mencoba menguasai bola dan mendikte permainan. Namun Real Madrid tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Pertandingan berlangsung ketat hingga pertengahan babak pertama. Manchester City terus menekan lewat penguasaan bola, tetapi lini pertahanan Real Madrid tampil disiplin dan sulit ditembus.
Momen penentu terjadi pada menit ke-22. Berawal dari serangan balik cepat, pemain Real Madrid berhasil menembus pertahanan lawan. Tembakan Vinícius Júnior sempat membentur tiang gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma sehingga memicu kemelut di depan gawang. Bola liar kemudian jatuh kembali ke kaki Vinícius yang langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri. Namun, Bernardo Silva sigap menghalau bola yang mengarah ke gawang.
Baca Juga: Bernardo Silva Berpotensi Tinggalkan Manchester City Gratis, Klub Besar Eropa Berebut
Petaka bagi Manchester City datang setelah wasit meninjau tayangan VAR. Bernardo Silva dinilai melakukan handball menggunakan siku. Wasit pun menunjuk titik putih sekaligus mengeluarkan kartu merah karena dianggap menghalangi peluang emas. Keputusan ini membuat Manchester City harus bermain dengan sepuluh pemain.
Kesempatan penalti dimanfaatkan dengan sempurna oleh Vinícius yang dipercaya sebagai algojo. Gol tersebut menjadi titik balik yang semakin menyulitkan Manchester City dalam mengejar ketertinggalan. Meski sempat memperkecil skor melalui gol Erling Haaland pada menit ke-41, City kesulitan menciptakan peluang berbahaya lainnya.
Memasuki babak kedua, Manchester City tetap berusaha mengendalikan permainan. Namun Real Madrid mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan baik. City mencoba menyerang melalui sisi sayap, tetapi kokohnya lini pertahanan Real Madrid membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.
Statistik pertandingan menunjukkan Manchester City unggul dalam penguasaan bola dengan 61 persen. Namun Real Madrid jauh lebih efektif dengan 15 tembakan dan 8 tepat sasaran, sedangkan City hanya mencatatkan 9 tembakan dengan 3 yang mengarah ke gawang.
Kemenangan ini kembali menegaskan kekuatan Real Madrid sebagai raja Eropa. Dengan performa solid dan mental juara, mereka melangkah ke perempat final dengan squad setengah absen.
Baca Juga: Real Madrid Tunggu Keputusan Rodri
Editor : Redaksi Lombok Post