Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub KLU Bidik Digitalisasi Retribusi Parkir pada 2027

H
Penulis: Habibul Adnan❯
Iwan Maret
Iwan Maret

Advertisement

Lombok Post – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Utara (KLU) berencana menerapkan digitalisasi penarikan retribusi parkir tepi jalan umum pada 2027.

Tujuannya, untuk meningkatkan efektivitas pemungutan sekaligus mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dishub KLU Iwan Maret mengatakan, sejauh ini penarikan retribusi parkir di seluruh titik dilaksanakan secara manual.

Advertisement

Sistem pemungutan yang masih manual dinilai perlu dievaluasi agar pengelolaannya lebih efektif.

“Kita akan mencari pola supaya lebih efektif penanganan parkir ini. Mungkin nanti kita akan melakukan model-model digitalisasi,” ungkap Iwan.

Advertisement

Menurutnya, secara regulasi dan mekanisme, penarikan retribusi parkir tepi jalan umum sudah berjalan.

Petugas masih menggunakan karcis sebagai bukti pembayaran dalam proses pemungutan di lapangan.

Karena itu, rencana digitalisasi diarahkan untuk memperbaiki sistem pengelolaan yang telah ada.

Yang pasti, tegasnya, Dishub KLU terus mencari pola yang tepat agar proses penarikan, pencatatan, hingga pengawasan retribusi dapat berjalan lebih efektif.

Iwan memastikan, setoran penerimaan dilakukan setiap bulan. Meski demikian, Iwan belum membeberkan besaran realisasi penerimaan retribusi parkir yang telah terkumpul maupun target yang ditetapkan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kades Sama Guna Lombok Utara Minta BUMDes Diaudit

Kades Sama Guna Lombok Utara Minta BUMDes Diaudit

Kepala Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung Sutarjo, meminta Inspektorat Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengaudit pengelolaan Badan Usaha Milik D

Kurma Lombok Utara Dinilai Memiliki Peluang Mengisi Kebutuhan Pasar Kurma Segar

Kurma Lombok Utara Dinilai Memiliki Peluang Mengisi Kebutuhan Pasar Kurma Segar

Kurma selama ini identik dengan kawasan Jazirah Arab yang panas dan kering. Namun, anggapan itu seolah terpatahkan di Lombok Utara. Di daera

Terpal dan Tandon Paling Banyak Dibutuhkan Masyarakat Lombok Utara

Terpal dan Tandon Paling Banyak Dibutuhkan Masyarakat Lombok Utara

Air menjadi kebutuhan yang semakin sulit dipenuhi ketika kekeringan melanda. Sejumlah sumber air mulai mengering, sumur bor tak lagi mengelu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer