President Director PT Jetour Sales Indonesia Peter Zhang membenarkan pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab teknis kecelakaan masih dalam tahap investigasi.
“Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses investigasi lebih lanjut. Jetour Indonesia akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi selesai,” kata Peter Zhang, dikutip dari Jawapos.com, Selasa (3/2).
Peter menekankan, keselamatan konsumen menjadi prioritas utama Jetour. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, dan perusahaan memastikan akan terus memantau kondisi mereka secara menyeluruh.
Jetour Indonesia juga menyatakan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh informasi yang dihimpun bersifat lengkap dan terverifikasi.
“Perusahaan mendukung sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan akan mengambil langkah tindak lanjut sesuai standar dan prosedur global setelah hasil resmi tersedia,” tegasnya.
Jetour turut mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan memberi ruang bagi proses penyelidikan yang masih berlangsung. Informasi resmi, kata dia, hanya akan disampaikan oleh pihak berwenang dan Jetour Indonesia.
Kronologi Singkat
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor. Mobil yang diduga Jetour T2 terbakar hebat setelah terlibat tabrakan dengan sebuah BMW.
Insiden tersebut diduga dipicu aksi menyalip berisiko tinggi melalui bahu jalan. Akibat kejadian itu, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan.
Hingga kini, aparat dan pihak terkait masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang menyita perhatian publik tersebut.
Editor : Marthadi