Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rumah Anak Ranting Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Bergerak Cepat Beri Bantuan

Rury Anjas Andita • Minggu, 1 Maret 2026 | 20:42 WIB

Rumah kader PDI Perjuangan Lombok Timur terbakar. DPC PDIP Lotim bergerak cepat beri bantuan dan tunjukkan solidaritas gotong royong.
Rumah kader PDI Perjuangan Lombok Timur terbakar. DPC PDIP Lotim bergerak cepat beri bantuan dan tunjukkan solidaritas gotong royong.

LombokPost – Musibah kebakaran rumah yang menimpa seorang kader akar rumput langsung direspons cepat oleh DPC PDI Perjuangan Lombok Timur. Rumah milik Suryadi, anak ranting PDI Perjuangan di Wanasaba Lauk, Bagek Anjar RT 3, ludes terbakar. Atas musibah tersebut, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur bergerak cepat memberi bantuan sebagai wujud solidaritas dan gotong royong partai.

Peristiwa nahas itu terjadi saat Suryadi baru saja pulang menghadiri kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Lombok Timur beberapa waktu lalu. Setibanya di rumah, ia mendapati kediamannya telah hangus dilalap api.

Kabar kebakaran rumah kader tersebut menggugah empati keluarga besar PDI Perjuangan Lombok Timur. Seluruh struktur partai, mulai dari DPC hingga fraksi, langsung menggalang bantuan untuk meringankan beban Suryadi dan keluarganya.

Sebagai bentuk solidaritas, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur mengoordinasikan bantuan dari berbagai unsur partai. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB sekaligus Anggota DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok, Rachmat Hidayat, turut ambil bagian dalam aksi kepedulian tersebut.

Dukungan juga datang dari anggota Fraksi PDI Perjuangan di Kota Mataram, Sumbawa Barat, serta khususnya Fraksi DPRD Lombok Timur. Santunan diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah, kepada Suryadi di kediamannya pada Minggu (1/3/2026).

Gotong Royong Jadi Naas Perjuangan

Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Sukro, menegaskan bahwa solidaritas terhadap kader dan masyarakat merupakan jati diri partai.

“Musibah yang menimpa saudara kita Suryadi adalah duka kita bersama. PDI Perjuangan lahir dari rahim rakyat, tumbuh dari semangat kebersamaan, dan berdiri kokoh karena gotong royong. Kita tidak boleh membiarkan kader kita berjalan sendiri dalam kesedihan. Kita hadir, kita saling menguatkan, dan kita pastikan bahwa dari abu yang tersisa, harapan akan tumbuh kembali,” tegas Ahmad Sukro.

"Inilah jati diri kita sebagai partai ideologis—bahwa keberpihakan itu tidak berhenti pada kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata," sambungnya.

Menurut Sukro, ketika satu kader tertimpa musibah, seluruh keluarga besar PDI Perjuangan Lombok Timur harus bergerak bersama. Ia ingin memastikan kehadiran partai benar-benar dirasakan sebagai rumah bersama.

“Kami percaya, kebersamaan seperti ini adalah energi yang menjaga soliditas partai. Dari desa, dusun, hingga tingkat nasional, kita dirajut oleh rasa senasib sepenanggungan. Ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan bahwa kita tidak pernah sendiri dalam perjuangan maupun dalam cobaan hidup,” tambah Ahmad Sukro.

Ia menegaskan, solidaritas tersebut mencerminkan keberpihakan partai kepada wong cilik dan menghadirkan politik yang berperikemanusiaan.

Bantuan Diserahkan Langsung ke Rumah Korban

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah, yang menyerahkan langsung bantuan kepada Suryadi, menyampaikan rasa haru atas partisipasi seluruh kader.

“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh keluarga besar PDI Perjuangan—dari tingkat DPD, DPC, fraksi di berbagai daerah, hingga para simpatisan—yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada saudara kita Suryadi,” ungkapnya.

“Bantuan ini mungkin tidak mampu menggantikan seluruh yang hilang, tetapi kami berharap dapat menjadi penguat, menjadi tanda bahwa ia tidak sendiri. Inilah wajah gotong royong PDI Perjuangan: bergerak bersama, membantu dengan hati, dan merawat kemanusiaan,” ujar Ahmad Amrullah.

Ia menegaskan, kehadiran DPC PDI Perjuangan Lombok Timur bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga membawa semangat kebangkitan.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan harapan. Kami ingin memastikan bahwa saudara Suryadi dapat bangkit kembali, menata ulang kehidupannya, dan tetap berdiri tegak sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan,” imbuhnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#dpc pdi perjuangan #Anak Ranting hingga DPC PDIP Gianyar #Lombok Timur #Terbakar