Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rendy Oscario Sroyer: Penerus Pemain Berdarah Papua Di Persebaya

Dhion Priharyanto Prasetya • Kamis, 24 Juli 2025 | 10:52 WIB
Photo
Photo

LombokPost - Persebaya Surabaya adalah salah satu klub sepak bola di kasta teratas Liga Indonesia yang sejak dulu akrab dengan pemain-pemain lokal berdarah Papua.

Tak mengherankan, mengingat Surabaya sebagai kota terbesar di sisi timur Indonesia kerap menjadi rujukan pemuda-pemudi asal Papua untuk merantau. Termasuk di bidang sepak bola.

Sebagai penambah wawasan pembaca, di dekade tahun 70-an terdapat nama Aser Mofu yang ikut membawa Tim Bajul Ijo meraih juara kompetisi Perserikatan 1977.

Dan di dekade selanjutnya semakin banyak pemain asal Papua yang memperkuat Persebaya Surabaya. 

Di era Liga 1, Green Force banyak mengandalkan pemain-pemain berdarah Papua. Bahkan di Liga 1 2018, Persebaya memiliki tujuh orang pemain asal Papua!

Masih ingat dengan nama Ruben Sanadi, Ricky Kayame, Fandry Imbiri, Nelson Alom, Osvaldo Haay, Samuel Reimas dan Feri Pahabol? Merekalah back bone kekuatan Persebaya ketika itu.

Di musim-musim selanjutnya, Green Force tetap menggunakan jasa pemain-pemain asal Papua ini. Jika di musim lalu ada nama Randy May Hanson dan Mikel Alfredo Tata, maka di musim ini bertambah lagi dengan nama Rendy Oscario Sroyer.

Rendy Oscario Sroyer adalah penjaga gawang baru Persebaya musim 2024/25. Pria berusia 26 tahun ini memiliki pengalaman panjang di Liga 1.

Sebelum bergabung bersama Persebaya, Rendy memperkuat Persita Tangerang, Madura United dan Semen Padang.

Statistik Rendy Oscario Sroyer di Liga 1. (StatsRawon)
Statistik Rendy Oscario Sroyer di Liga 1. (StatsRawon)

 

Pemain bernomor punggung 27 ini adalah tipe penjaga gawang shot stopper. Kiper jenis ini punya kemampuan akrobatik yang baik.

Dia bisa membaca arah tendangan, serta menahan kerasnya tendangan pemain lawan. Shot stopper harus memiliki tubuh yang atletis.

Pun mesti tepat bereaksi dan punya koordinasi antara mata dan tangan yang baik.

Jika pembaca ingat, Rendy Oscario Sroyer saat memperkuat Persita Tangerang dan Madura United selalu menyusahkan pemain-pemain Persebaya. Kita tarik memori ke musim 2022/23.

Saat itu Persebaya menjamu Persita Tangerang di pekan ke-29. Persita unggul dulu 1-0 di menit ke-40 melalui Ahmad Nur Hadianto.

Tuan rumah menyamakan skor melalui Taisei Marukawa menjelang babak pertama usai.

Cerita kehebatan Rendy Oscario dimulai di babak kedua. Rachmat Irianto dkk memberondong gawang Persita secara bergelombang.

Beberapa kali Rendy Oscario jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Secara kualitas serangan, sebenarnya Persebaya bisa memenangi laga ini.

Namun semua sirna karena performa Rendy yang jempolan. Akhirnya laga berakhir dengan skor imbang 1-1. Ada yang dulu menonton laga ini lantas berdoa agar Rendy bergabung dengan Persebaya?

Mantan pemain internasional Indonesia U23 ini di klub sebelumnya mencatatkan 16 kali nirbobol dan rata-rata kebobolan 1,46 gol per laga dari 52 pertandingan di Liga 1.

Kini Rendy Oscario Sroyer sudah diresmikan sebagai pemain Persebaya Surabaya. Statusnya saat ini memang menjadi kiper ketiga.

Tetapi dengan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya, Rendy akan semakin memperkuat sektor penjaga gawang Tim Bajul Ijo. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Indonesia U23 #persita #Rendy Oscario #persebaya #berdarah Papua