LombokPost - Full time AC Milan vs Torino dalam lanjutan Serie A Italia adalah 3-2.
AC Milan akhirnya mengumpulkan 3 poin lagi setelah kekalahan menyakitkan atas Lazio pekan sebelumnya.
Para pencetak gol dalam laga AC Milan vs Torino adalah Starhinja Pavlovic pada menit 37.
Gol bek AC Milan itu lantas disamakan pemain Torino G. Simeone pada menit ke 44.
Adrien Rabiot kembali membuat AC Milan unggul 2-1 pada menit 54, kemudian ditambah Yousouf Fofana menit 56.
Torino memperkecil kedudukan melalui Nikola Vlasicmelalui titik putih pada menit 83, namun tak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan atas AC Milan.
Salah satu yang cukup menyita perhatian dalam laga itu adalah gol Strahinja Pavlovic.
Tak heran banyak fans AC Milan menyebutnya sebagai bek rasa striker.
Tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti tak mampu dibendung kiper lawan, sekaligus membuka kemenangan AC Milan.
Strahinja Pavlovic vs Torino bermain 0 menit penuh, dengan 1 gol, 5 aksi bertahan, 92 persen akurasi umpan.
Dia juga aktif membawa bola dari belakang, dan menjadi tembok kokoh di lini pertahanan AC Milan.
Bek yang juga tajam di depan, performanya tetap solid dan berpengaruh besar di laga ini.
Sorotan lain adalah selebraai gol pemain AC Milan Youssouf Fofana.
"Selebrasi itu perpaduan antara Rafael Leao dan Christian Pulisic," jelasnya.
"Saya mendedikasikan gol itu untuk mereka berdua, namun bukan benar-benar dedikasi sih, tapi saya pikir jika saya meniru selebrasi mereka, mungkin saya akan mencetak lebih banyak gol dengan selebrasi itu (tertawa). Kita lihat saja di pertandingan selanjutnya," ujar gelandang AC Milan berpaspor Prancis itu.
Tak hanya soal gol dan selebrasinya, kinerja Youssouf Fofana di lapangan juga membuatnya diganjar penghargaan MPV laga tersebut.
Dia yang kerap dikritik kini bertransformasi from Zero to hero bagi AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic